3 Des
Go Grey!
Kini kantorku berslogan baru: GO GREY!
Pagi yang cerah sekali… Eh, dah siang yak? Ya sudahlah, yang penting ngopi dulu… ![]()
Tentang Go Green Penampakanz Photo Contest, sudah ada pemenangnya. Selamat! ![]()



Hadiahnya mana nih?
1 Des
Kutitipkan
kutitipkan sebuah pesan kepada mega mendung yang berarak ke utara
… turunkanlah hujan di lautan, kembangkanlah pelangi di ujung Suvarnadvipa
kutitipkan sebuah pesan kepada purnama yang mengintip malu di balik awan
… terangilah hatinya, hangatkanlah ia hingga berpisah dengan malam
29 Nov
HPH
Bukan berarti paedofilku kumat atau apa. Sekadar ingin memperlihatkan foto bayi mungil buah cinta Nenek Winda dan Kakek Budi…
Kawanz, ayo tebak apa kepanjangan dari HPH. Bukan quiz bukan lomba, karena tak ada hadiahnya.
Ngomong-ngomong soal hadiah, besok hari terakhir pengikutsertaan Go Green Penampakanz Photo Contest, loh. Ayo buruan kirim foto kalian!
16 Nov
Ais!
Hujan belakangan ini kembali mendera jalanan Jakarta, seakan-akan tumpah ruah begitu saja setelah kira-kira dua bulan lamanya tertahan di angkasa. Agaknya musim penghujan yang datang terlambat ini telah membawa serta kumpulan uap air dari lautan dimana-mana untuk sekonyong-konyong dikucurkan semua ke atas kota megapolitan ini.
Hujan di bulan November ini agaknya memang perlu diwaspadai karena kehadiran hujan yang serentak di kota-kota sekeliling Jakarta sungguh mungkin akan membawa ancaman banjir kiriman. Beberapa hari belakangan ini hampir tiap malam hujan deras mengguyur sebagian besar wilayah, membawa ancaman datangnya banjir karena sistem saluran air yang belum tertata dengan baik.
Begitu pula yang terjadi pada malam hari ini. Langit malam begitu hitam, tidak saja karena bulan mati, tetapi mega mendung yang sudah sedari sore berkumpul tak jua beranjak pergi, seolah-olah ingin mencurahkan segala air yang dikandungnya sampai habis meski itu berarti akan membutuhkan waktu hingga esok pagi.
Di saat malam kelam lebam tanpa bintang maupun sinar rembulan ini, seorang pemuda mulai menangis. Suara rintik hujan di luaran seolah-olah menelan rintih tangisnya. Kutahu ia bukanlah orang yang dengan gampangnya meneteskan airmata. Ia dibesarkan di dalam lingkungan yang tidak memperbolehkan anak laki-laki manapun membasahi pipinya dengan airmata, bahkan jikalau orangtua terkasihnya meninggal sekalipun. Namun entah mengapa, malam ini begitu gampang airmata pemuda itu meleleh, meski sudah belasan tahun lamanya airmata tak sekalipun merembes ke luar dari matanya. Malahan ia sendiri mengira kantung airmatanya telah kering dengan sendirinya sedari lama.
Apa yang membuat seorang pemuda yang telah lama tidak menangis itu lantas tiba-tiba menangis? Sudah pasti karena perkara yang sedang menimpanya teramatlah berat untuk ia tanggung; suatu perkara yang telah menggoyahkan kekokohan hatinya begitu rupa. Bagaimanapun tegarnya pemuda itu, toh airmatanya keluar juga.
Ternyata pemuda itu sedang menangisi dirinya sendiri, menangisi betapa kelemahan hatinya telah membuat ia sebegitu merana. Ia merasa hatinya tidak mampu memendam cukup dalam sebuah rasa. Rasa apakah gerangan?
Rasa ini telah hinggap di hati sang pemuda cukup lama. Sudah enam tahun lamanya rasa ini mendiami hatinya dan kemudian berkembang. Adalah semacam rasa rindu yang bergelora yang telah tertambat dalam hati sanubarinya itu.
Enam tahun yang lalu pemuda itu berjumpa dengan sesosok gadis belia. Pada perjumpaan pertama dengan gadis itu, sang pemuda begitu terpesona. Dalam kenangnya, gadis itu begitu anggun penuh daya tarik yang memikat. Tak ayal sepertinya kalau ia kemudian jatuh hati kepada si gadis.
Ia mencintai seorang gadis yang hanya pernah ia temui sekali dalam mimpinya itu! Ya, gadis itu hanya muncul dalam mimpinya, muncul dengan begitu saja dengan begitu rupa pada suatu malam saat ia masih duduk di bangku SMA. Kalau hanya dalam mimpi, bukankah gadis itu sebenarnya tidaklah nyata? Bahkan, tidak pantas kiranya kalau sesosok dalam mimpinya itu disebut sebagai seorang gadis. Karena segala sesuatu yang terjadi di dalam mimpi seseorang bukanlah kejadian nyata yang senyata-nyatanya benar-benar terjadi. Pemuda itu pun tahu akan hal ini. Namun toh ia menganggap gadis itu ada pada dunia nyata, hidup entah di belahan bumi bagian mana, dan pasti akan ia jumpai kembali dalam kehidupannya di masa depannya. Kupikir pemuda itu sudah nyaris gila!
Begitulah selama enam tahun sang pemuda menjalani kehidupan sebagaimana biasa. Setelah lulus dari SMA, ia pun melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi, sama seperti halnya teman-temannya yang lain. Setelah menamatkan pendidikannya, ia kemudian bekerja. Tak banyak beda jalan kehidupannya dengan orang-orang kebanyakan. Namun dalam kehidupannya selama enam tahun ini ia masih memendam rasa itu. Dengan penuh sungguh ia berharap menemui si gadis yang ia temui di dalam mimpinya terdahulu. Sebenarnya ia bahkan telah lupa akan rupa gadis itu, namun rasa itu tidak begitu mudah ia lupakan juga. Dengan rasa rindu yang membuncah itu, penuh harap ia berdoa agar dipertemukan “kembali” dengan si gadis pujaan. Atau mungkin lebih tepat bisa disebut sebagai gadis impian, karena si gadis tercipta dalam mimpinya.
Meski telah lupa akan rupa gadis impian itu, sang pemuda takkan pernah lupa akan namanya. Dalam mimpinya waktu itu, ia berulang kali memanggil-manggil si gadis: “Ais! Ais!”
…
13 Nov
Tak Kuasa
Oh Tuhan! Sungguh tak kuasa aku! Tak kuasa aku menahan cobaanmu yang ini! Dia bisa membunuhku perlahan!
11 Nov
Happy 2nd Penampakanz Anniversary!
Sudah dua tahun rupanya kelompok ini menampakkan diri di dunia nyata!

Penampakanz @ Taman Mini Indonesia Indah
Tepat tanggal 11 November dua tahun yang lalu, orang-orang ini mulai berani menampakkan diri, menginvasi bumi ini dengan serangkaian plesetan dan banyolan-banyolan segarnya. …
Selamat berhari jadi, Penampakanz! Semoga tetap sempak kompak! Semoga bertambah sejahtera!

2nd Anniversary
Sekarang sudah ada satu Penampakanz Junior. Bulan depan InsyaAllah akan jadi dua Penampakanz Junior. Ayo dong, bikin Penampakanz-Penampakanz Junior lainnya! ![]()
Viva Penampakanz!
===
Oh iya, bagi yang ingin ikut merayakan hari ulang tahun Penampakanz ini, ikutan Go Green Penampakanz Photo Contest, doms!
3 Nov
Go Green Penampakanz Photo Contest
Dalam rangka memperingati 2 tahun kelahiran The Penampakanz 11 November 2009 dan Hari Pohon Sedunia 21 November 2009, The Penampakanz Family mengadakan lomba foto dengan tema “Go Green Penampakanz“!
Ayo kirimkan foto terbaru dirimu yang sedang berpose bersama tempat sampah atau foto kamu di dalam tempat sampah! Bisa juga mengandidatkan orang lain /mengirimkan foto temanmu! Kirim foto yang semenarik dan sekece mungkin, ya!
Ada 2 souvenir menarik untuk 2 demitz yang fotonya menarik dengan foto paling menarik. Ayo buruan! Lomba ini ditutup tanggal 30 November 2009 dan pemenang akan diumumkan tanggal 1 Desember 2009.
Lomba ini terbuka untuk umum, lho!
Oh ya, caranya share tautan foto tersebut di kolom komentar di bawah ini.
Cintailah tempat sampah! GO GREEN!





RSS - Posts
Komentar Semangat!