Tengah malam nan sunyi.
Kuterbangun di kala mimpi indahku terajut.
Telah bersiap kuhadapi kala-kala ini.
Berharap bisa memberi solusi.
Namun yang kudapat hanyalah setengah-setengah.
30 Jun
30 Jun
Oleh Farijs van Java pada Puisi, Sajak, dan Prosa. Ditandai:emosi, keluhan, puisi. 7 Tanggapan
Tengah malam nan sunyi.
Kuterbangun di kala mimpi indahku terajut.
Telah bersiap kuhadapi kala-kala ini.
Berharap bisa memberi solusi.
Namun yang kudapat hanyalah setengah-setengah.
| Fitri di HPH | |
| HPH « semangat… di Go Green Penampakanz Photo… | |
| Farijs van Java di Mau? | |
| adi isa di Mau? | |
| Farijs van Java di Ais! | |
| edratna di Mau? | |
| H di Ais! | |
| Farijs van Java di Ais! | |
| Farijs van Java di Ais! | |
| Farijs van Java di Mau? |
Blog pada WordPress.com. Theme: SpringLoaded by the449.
Posted by fairuzdarin on 30 Juni 2008 at 10:25
apa yang setengah-setengah? (penasaran ^_^ )
bisa kubantu bikin jadi utuh sepenuhnya ga?
Posted by fauziah85 on 30 Juni 2008 at 11:59
Bad ending ya?
Sebenarnya, yang penuh meski menyakitkan lebih baik daripada setengah-setengah yang membingungkan. Hehehe, entahlah.
Posted by arifrahmanlubis on 30 Juni 2008 at 16:29
setengah kosong setengah isi kosong?
Posted by hanggadamai on 30 Juni 2008 at 23:28
tengah malam, bangun langsung posting???
Posted by Rafki RS on 1 Juli 2008 at 8:33
Setengah bangun setengah tidur nih sepertinya waktu bikin postingan.
Posted by edy on 1 Juli 2008 at 9:17
gantung dong…
Posted by Menik on 1 Juli 2008 at 10:45