Enam Ekor Kucing Milik Adekecilucuku

Inilah oleh-olehku sepulang dari Pekalongan….

Lima Ekor Kucing Adekecilucuku

Enam Ekor Kucing Milik Adekecilucuku

Lucu-lucu, kan? Lebih lucu lagi nama-namanya. Yang paling besar itu, yang menatap ke arah kamera, sebelah kiri bagian bawah, adalah ibunya. Diberi nama RISKI. Di sebelah sang ibu itu si anak sulung. Namanya DONAT.

Yang //maaf// pantatnya menghadap ke arah kamera, yang paling sentris, namanya NDESO. Tak tahu anak yang keberapa. Tiga yang lain berturut-turut yaitu KECUT, ALIT, dan CEKER. Hoho. Nama-nama kucing yang aneh. Maksudnya nama-namanya aneh, gitu. Bukan kucingnya yang aneh. Eh, tapi kucingnya aneh-aneh juga, ding. Pemiliknya juga aneh, masak memberikan nama kucing dengan nama-nama begituan. Tidak ada manis-manisnya. Ra ono manis-manisé babar blas! Hwehe….

(^_^)v

Selama di Pekalongan tiga hari kemarin aku cukup puas, bisa mendengarkan dan berinteraksi secara langsung dengan para pengucap fasih bahasa Pekalongan. Lha iki ra…. Nek mangan ojo kesusu, le…. Raimu! Pak lungo, ora? Hoho. Berasa ada di dunia antah-berantah. Hwehe. Sekadar mengklarifikasi: orang Kota Pekalongan bukan pengikut “ngapak merah”. Jangan samakan kami dengan orang Tegal dan sekitarnya. //Pekalongan bukan di sekitaran Tegal, ya!//

9 Tanggapan to this post.

  1. wah banyak juga ya boss kucingnya…. gimana ngerawatnya ya??

    Farijs van Java berkata,
    iya, banyak banget. sampe geli aku. kan “alergi” ama kucing. hwehe.

    (^_^)v

    ya ngerawatnya ya biasa aja. dikasih makan, minum. hoho. tu si ibu kucing katanya juga lagi hamil lagi, tuh. yah, emang dasar kucing…

    Balas

  2. Posted by garing on 19 Agustus 2008 at 19:00

    Asal jangan kau namakan kucing kau itu dengan nama kucing garing yah
    kalow be’sar nanti bakalan ganti nama dia jadi kucing garong.
    hwahahaha

    Farijs van Java berkata,
    hwehehe… ada pamongnya kucing garong komen di marih. hwehe.

    (^_^)v

    Balas

  3. Posted by garing on 19 Agustus 2008 at 19:03

    Yang paling besar itu, yang menatap ke arah kamera, sebelah kiri bagian bawah, adalah ibunya. Diberi nama RISKI. Di sebelah sang ibu itu si anak sulung. Namanya DONAT

    Sang ibu kucing (RISKI)berkata pada anak sulungnya (DONAT) :
    Nak, lihatlah, Bapakmu telah kembali…..

    Farijs van Java berkata,
    RISKI: Iya Nak, lihatlah. Bapakmu, Si Kucing Garing, sudah pulang…

    (^_^)v

    Balas

  4. Kucingkeren yang mana ?

    Farijs van Java berkata,
    kucingkeren ato kucingpemalu? hwehe…

    (^_^)v

    Balas

  5. Posted by deutzy26 on 20 Agustus 2008 at 8:18

    Memangnya ada apa dgn ngapak merah?? Dlm suasana kemerdekaan seperti kok msh ad org yg membeda2kan daerah lain. Nasionalisme macam apa itu??

    Farijs van Java berkata,
    hwehe. pemimpin gerombolan ngapak akhirnya dateng juga. hoho.

    (^_^)v

    ya bukan begitu maksudnya, dek. bukan membedakan ke arah yang negatif. kakak di sini cuma ingin meluruskan beberapa teman kita yang salah paham, bahwa pekalongan bukanlah daerah “ngapak”. gitu, lho. kalo nasionalismenya mah teteup. kita junjung tinggi bahasa persatuan bahasa indonesia. bukan begitu tho, dek?

    (^_^)v

    Balas

  6. Posted by Aam on 20 Agustus 2008 at 9:50

    Ngapak merah itu kan bukan hal yang jelek.. Aku orang yang pake bahasa gitu, lho..
    Jadi sedih digituin..
    :(
    Postingan sebelumnya kan tentang nasionalisme, postingan yang ini kok begini, ya?
    :(

    Farijs van Java berkata,
    hwehe. kan sudah kubilang, bukan maksudnya menjelekkan. aku di sini cuma ingin mengklarifikasi bahwa logat orang pekalongan tidak sama dengan logat orang tegal dkk. lagian, emang bukan hal yang jelek, kok. jangan sedih, lah. emang digituin gimana? hwehe…

    (^_^)v

    Balas

  7. Posted by Esa on 20 Agustus 2008 at 16:02

    heuheu..kucingnya apa yg nulis yg aneh? atau dua-duanya aneh. Btw, emang situ asli mana seeh?
    Duh, itu parijs van java jangan dibarengin parijs van tjasila dong :lol:
    Btw, soal nikah.. hmm.. ide yg bagus. Tp blm ketemu uy sama calonnya :mrgreen:

    Farijs van Java berkata,
    yang ngasih komen yang aneh, deh. hwehe. aku asli pekalongan, sa. ih, esa gimana sih?

    (^_^)v

    bukan parijs, ya. tapi Farijs. hoho. kenapa emang kalo dibarengin? kan Farijs lagi pake kaos garuda, tuh. hwehe.

    (^_^)v

    lom ketemu calonnya? ya sok atuh ketemuan. gitu aja kok repot. hwehe…

    Balas

  8. whweew ini blog ke4 yang saya kunjungi hari ini yang posting tentang kuncing !

    Farijs van Java berkata,
    blog ke-4? blog apaan aja tuh emangnya? yah, ternyata ada saingannya. hwehe…

    (^_^)v

    Balas

  9. [...] keseluruhan keluarga semua sehat. Ummiy, Abah, Adek-adek. Kucing-kucing juga. Mbah Putri masih dalam kondisi yang sama: belum bisa berjalan. Tapi syukur Alhamdulillâh, [...]

    Balas

Tanggapi posting ini