28
Jun
Oleh Farijs van Java pada Ceritera. & Komentar
Tahu-tahu yang malang. Ditumbuk-tumbuknya kalian tanpa ampun oleh si abang. Ah, jadi tak tega aku menyantap kalian.
Hwehe.
Di samping Istora Senayan, Saudara-saudara. Baru saja menjelajahi Jakarta Buku Adil. Dapatlah sebuah buku yang muahal!
–
Sent using Farijsvanjava’s mobile phone
Posted by narpen on 30 Juni 2009 at 9:30
Dapatlah sebuah buku yang muahal!
Lho ko fotonya tahu?
Btw, ini tahu gejrot ya?
waduhhh, aku SUKA bangeedd… sederhana tapi maknyuss…
Posted by Farijs van Java on 1 Juli 2009 at 17:36
loh, baca tulisan yang pendahulu, dong.
iya, itu tahu gejrot. lumayan maknyus! jadi keinget masa kecil. hwehe…
v(^_^)