Bergadang vs Insomnia

“… Menurut KBBI, bergadang itu merupakan suatu kata kerja yang artinya berjaga dengan maksud tidak tidur pada malam hari. Sedangkan insomnia merupakan sebuah kata benda yang memiliki makna keadaan tidak dapat tidur karena gangguan jiwa. …”

Hah? Gangguan jiwa??

Saudara-saudara, entah mulai sejak kapan, akhir-akhir ini aku akrab dengan kedua kata ini. Bergadang dan insomnia. Kata pertama, merupakan sebuah verba, berarti bergadang itu memaksa. Memaksa untuk tidak tidur. Nah, kata yang kedua itu, insomnia, itu terpaksa. Kita terpaksa tidak tidur. Karena apa? Karena itu tadi: gangguan jiwa.

Bukan berarti karena kita gila, tapi gangguan jiwa itu banyak macamnya, Saudara-saudara. Stres pun salah satu gangguan jiwa. Merasa tergamang alias kesepian, itu pun termasuk salah satu gangguan jiwa. Cemas, pikun, panik, kecanduan alkohol, autisme, oedipus complex, sampai paedofilia bisa digolongkan sebagai gangguan jiwa juga. Ngefans dengan orang secara berlebihan pun termasuk gangguan jiwa, cenderung mendekati gila.

Sepertinya “kebiasaan”-ku bergadang ini dimulai semenjak zaman-zaman kuliah. Karena terlalu sibuk mengerjakan tugas kuliah lah, ikut jadi pengurus kepanitian lah, sampai kegiatan-kegiatan per-kos-an, aku menjadi semakin enjoy memaksakan mataku untuk tidak terpejam semalaman. Memaksakan diri untuk bergadang, karena memang sudah tak ada waktu untuk mengerjakan/mengurusinya siang-siang. Yah, padahal sudah paham benar akan nasehat dari Bang Rhoma:

Bergadang jangan bergadang
Kalau tiada snack-nya
Bergadang boleh saja
Kalau ada kebab-nya

Nah, kalau yang insomnia ini sepertinya mulai kukenal setelah sudah bekerja. Ya, kira-kira sudah setahunan jalan ini, lah. Kalau aku, terkena insomnia itu ada beberapa alasannya. Salah satunya yaitu karena sering terganggu oleh hantu bakpao. Alasan lainnya adalah karena…karena apa, ya? Coba kuingat-ingat dulu. Ah, iya. Karena mulai merasa takut akan sesuatu bernama “gelap”. Padahal dulu aku suka sekali dengan lagunya Tasya dan Duta SO7 yang berjudul “Jangan Takut Gelap” itu. Malah aku sempat menenangkan adikku dan teman-temanku yang takut gelap dengan menyanyikan lagu ini. Tapi sekarang kok malah aku yang kena getahnya, yak? Tertularkah?

Padahal setiap malam sudah kucoba mendengarkan lagu itu, tapi tetap saja aku takut. Ya, takut begitu saja. Padahal Tasya berkata bahwa kita tak perlu takut dengan gelap, yak:

Jangan takut akan gelap
Karena gelap melindungi diri kita
Dari kelelahan

Karena takut gelap itu, kamarku seharian penuh, 24 jam, lampunya dihidupin terus. Benar-benar tak sayang planet ini lagi, dah. Walhasil otakku menjadi merasa “on” terus. Tidak mau diistirahatkan. Badan sudah pegal-pegal, persendian kaku, otot menegang, tapi tetap saja sang otak ingin terus bekerja. Sudah pening-pening juga kepala, tapi ketika kucoba memejamkan mata, berbaring, siap-siap tidur, eh tak tertidur juga.

Yah, seperti sekarang ini, nih. Sampai lewat tengah malam begini belum tidur. Tidak sedang bergadang, sih. Tapi insomnia!

Hasil dari terlalu sering bergadang dan terkena insomnia ini yang tidak mengenakkan. Sepertinya kalau berlarut-larut seperti ini karierku akan terancam. Mau bagaimana, ha wong gara-gara itu aku awal-awalnya sering telat bangun, terus sering telat berangkat ke kantor. Sudah tak terhitung banyaknya uang negara yang dihemat gara-gara aku sering telat absen. Huh deh! Untungnya sekarang-sekarang ini sudah sangat jarang aku terlambat. Semoga saja tidak terlambat seterusnya.

Ah, sebodo teuing, lah. Yang penting semoga besok aku tak terlambat bangun subuhan. Dan tak terlambat ngabsen di kantor. Karena semangka itu hijau, Bung!

15 Tanggapan to this post.

  1. Bagi mahasiswa atau para pekerja, kayaknya bergadang dan imsonia sering terjadi. Tak bisa tidur padahal besok harus bangun pagi-pagi.

    Akhir2 ini penyakit itu mulai muncul lagi, setelah menerima tawaran kerja part time. Namanya part time, seminggu hanya dua kali, kenyataannya…lha kok tiap hari ngantor ya…? :P

    Balas

    • ha kok bisa gitu, bu? wah, jadi supersibuk lagi, dong. jaga kesehatan aja, bu.

      v(^_^)

      Balas

  2. temen di facebook juga pada banyak yang statusnya bertemakan insomia. Bahkan ada yang seminggu cuma tidur 9 jam “-_-

    Balas

    • iya nih, keknya insomnia dah mewabah. buhuhu…. gimana yak ngilangin endemik ini? (doh)

      Balas

  3. Waaaakaaakaakakak.. sesama doyan tidur subuh yayayaya
    Salam Sayang

    Balas

    • salam sayang juga…

      v(^_^)

      gak subuh subuh amat, sik. hwehe…

      Balas

  4. Pernah denger di “Oprah”, secangkir kopi di pagi hari besar kemungkinan menjadi penyebab insomnia Anda di malam hari.

    Kurangi minum kopi, ganti minum susu sebelum tidur, kalo perlu mandi aer anget biar rileks, redupkan lampu, …dan met tidur… ^-^v

    Balas

    • secangkir kopi di pagi hari tuh bikin kerja tambah semangat, mbak. lagian, aku pan jarang banget minum kopi pagi-pagi.

      v(^_^)

      jah, mbak nih gak sering2 buka facebook. aku pan sering minum susu sebelum tidur, mbak. malah ditakut2in, ntar badannya tambah melar. T~T

      mbak gak baca dengan benar juga, nih. pan di atas dah ditulis, kalo sekarang lagi takut ama kegelapan. redup mah gelap juga, kaleeeee.

      Balas

      • Posted by nur on 24 Juli 2009 at 17:07

        Nah, itu, makanya aku bilang redupin aja… ga matiin… :P

        Balas

        • aku takut gelap, apalagi redup!!

          Balas

  5. saya sering begadang karena insomnia :D

    Sahabat, makasih atas doanya selama ini
    Insyaallah ini hari terakhir saya tuk bedrest
    Dan esok bisa kembali beraktifitas :)

    Balas

    • wah, gak bisa gitu dong, kang. begadang mah begadang aja. insomnia insomnia aja. jangan digabungin gitu, dong. maruk banget, sik.

      v(^_^)

      iya, sama-sama. semoga esok bisa kembali beraktivitas dengan semangat. karena semangka itu hijau, kang! (rock)

      Balas

  6. mm.. beruntung aku nggak ngidap insomnia far :)

    Balas

    • iya, tapi lo bergadang mulu. bakalan terancam insomnia dah tuh ntar…

      Balas

  7. kalo saiah bukan insomnia tp kebiasaan
    terbiasa keliaran malam hari
    terbiasa ngiler pagi hari hingga menjelang siang
    terbiasa telat ngantor….*gak sembuh2*

    Balas

Tanggapi posting ini