Sabtu Malam Puisi

Kukejar kau
Kau diam
Kupeluk kau
Kau diam

Kuberikan kaki
Kau beri hangat
Kusandarkan punggung
Kau beri nyaman

Sungguh kau adalah sofa tanpa pamrih tersayang

“Sofaku Sayang Sofaku Kayang”

NB.
Akhirnya bisa berpuisi lagi. :D

Satu pemikiran pada “Sabtu Malam Puisi

  1. Ping-balik: Sofa Ketinggalan | semangat! (coba-coba)

Silakan berkomentar sesuka hati

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s