Sarapan Buku

Sarapan Buku, Cangkir, dan Tisu

Sarapan Buku, Cangkir, dan Tisu

Akhirnya aku ke sini lagi, Saudara. Sarapan kopi dan roti yang tak ada secuil pun keju di dalamnya.

Rasa-rasanya sudah lama sekali aku tidak merasakan rasa yang seperti ini. Yaitu rasa adem dan tenteram; cocok sekali untuk membaca. Memang begitulah maksud kepergianku ke sini lagi, hendak mengkhatamkan buku Anak Semua Bangsa buah karya Pramoedya Ananta Toer.

Entah sudah berapa pekan tidak kusentuh buku ini lagi. Sekarang aku kembali berhasrat membaca buku. Aku tahu ini permulaan yang bagus untuk menata hati, Saudara.

Ada satu hal yang ingin kunasihatkan kepada kalian: jagalah cangkir kopi dalam jarak 10 centimeter minimal dari buku jikalau tidak ingin bukumu menjadi basah. Sekian.

2 pemikiran pada “Sarapan Buku

  1. mau sandwichnya dong maaaas

    • Haha. Beli ‘ndiri dong. :D

Silakan berkomentar sesuka hati

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s