Kulihat di aplikasi kamus di Mac (New Oxford American Dictionary), kata “compromise” berasal dari:
ORIGIN: late Middle English (denoting mutual consent to arbitration): from Old French compromis, from late Latin compromissum ‘a consent to arbitration,’ neuter past participle of compromittere, from com- ‘together’ + promittere (see promise)
Kemudian kulihat pada lema “promise”, tersebutlah bahwa ia berasal dari:
ORIGIN: late Middle English : from Latin promissum ‘something promised,’ neuter past participle of promittere ‘put forth, promise,’ from pro- ‘forward’ + mittere ‘send.’
Apakah kesimpulanku ini tepat mengenai asal-usul kata kompromi, Saudara?
Kompromi itu bisa jadi berarti bersama-sama melakukan pengiriman menuju masa depan.
Jadi, apabila ingin melangkah menuju masa depan bersama-sama, yang mana itu berarti tidak sendirian, kita harus mengamalkan apa yang disebut sebagai kompromi. Kan begitu?
“…bersama-sama melakukan pengiriman…”
kira-kira, apaan ya yang dikirim ke masa depan?
Kebahagiaan, barangkali?
Setuju… untuk bisa mencapai satu tujuan bersama untuk mewujudkannya butuh kompromi & kesepakatan.
Salam kenal & sukses!
Jadi setuju, kan? Haha.
Salam kenal juga.
Ping-balik: Kerinduan akan Yang TakTerbatas: Agama Sebagai Kebudayaan | Aklahat