Huruf Gerak

Aku suka dengan huruf. Aku suka dengan rangkaian acak huruf-huruf. Maka aku pun suka dengan film-film animasi pendek berikut:

Aku pernah dua kali bermimpi dikejar-kejar oleh suatu makhluk menyerupai manusia dengan tubuhnya berupa susunan huruf-huruf Bookman Oldstyle. Pada waktu itu memang aku sedang sibuk-sibuknya menyusun dokumen dengan menggunakan huruf itu.

Silakan saja kalian nikmati animasi, juga buah karya Chris Gavin, berikut ini:

Bagaimana?

Desperate Desperado

Jadi hari ini Seninkah?

Atas dasar komentar dari Ibu Enny di tulisan Terakhir Tak Selamanya kemarin itu, maka baiklah akan aku sebutkan apa-apa yang menarik pada hari-hariku hari ini.

Karena sudah desperado, eh, desperate, eh putus asa tidak bisa berburu mayat hidup (zombie) dalam permainan Plants vs Zombies (yang baru-baru ini kugemari) memakai komputer kantor (Mac) apalagi memainkannya secara daring di tautan ini, maka kuputuskan untuk menggunakan VirtualBox kemudian menginstal Windows 8 sehingga aku bisa bermain Plants vs Zombies. Menarik, bukan? \Bukaaaaaaaaaan~\

Plants vs Zombies di Windows 8 di VirtualBox di MacOSX

Plants vs Zombies di Windows 8 di VirtualBox di MacOSX

Nantilah saja cari yang versi Mac.

Kemudian kutemukan video ini. Lucu, meski sedikit konyol. Kemudian aku pun membayangkan bagaimana kehidupanku tanpa adanya tekstil. Bajuku bisa jadi dari anyaman tumbuhan menjalar, atau dari karet sintetis. Wah, pasti keren, tuh. Iya tidak, Saudara?

Sudah. Begitulah Seninku. Bagaimana dengan Seninmu?

Cetakan Matari

Kalau melihat tayangan video berikut di bawah ini, pikiranku bisa melayang ke mana-mana. Bisa pula jadinya berhalusinasi tentang beragam hal.

Salah satu ranah di mana pikiranku melayang-layang di atasnya seperti capung itu adalah undangan/ surat. Dengan segenap jiwa usilku yang tersohor, ingin rasanya aku mengerjai para kaum kerabat dan handai tolan dengan menuliskan ini secara besar-besar di amplop undangan/ surat:

“BACALAH BAIK-BAIK UNDANGAN/ SURAT INI HANYA DI BAWAH TERIK SINAR MATARI. NIKMATILAH DAN RASAKAN ANUGERAH YANG TELAH DIBERIKAN TUHAN KEPADA KITA.

SELAMAT GOSONG.”

NB.
Bagi kalian yang tidak bisa melihat tayangan video di atas, bayangkan saja bahwa kalian telah menyaksikan di sebuah lembaran kertas akan timbul tulisan berwarna-warni apabila terkena sinar matari. Sekian.

Apa-apa ‘Smart’

Sekarang ini zamannya serba ‘smart’. Apa-apa harus ‘smart’. Harus ‘smart’ mengelola penghasilan. Harus ‘smart’ menabung dan berinvestasi. Harus ‘smart’ dalam memilih makanan. Semuanya harus ‘smart’. Kalau tidak ‘smart’, akan tergilas. Itu katanya. :D

Ada telepon ‘smart’. Ada rumah ‘smart’. Nah, sekarang ada lagi inovasi terbaru: tempat tidur ‘smart’!

Tempat tidur yang ‘smart’ ini bisa merapikan dirinya sendiri. Jadi tidak perlu bersusah payah merapikan tempat tidur setelah bangun tidur. Sangat cocok bagi orang-orang yang sering bangun kesiangan!

Dengan adanya tempat tidur ‘smart’ ini, maka impianku pada saat masih kecil terwujud sudah. Senangnya…! :D

NB.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai tempat tidur ‘smart’ ini, silakan buka laman OHEA.

Interaksi Digital

Kalian punya tangan, kepala, dan perangkat komputer, Saudara?

Senada dengan postinganku beberapa waktu lalu mengenai Tangan = Masa Depan Kita dan Teknologi Visual Semakin Maju, berikut ini aku beritakan kepada kalian bahwa telah ada cara baru untuk berinteraksi.

Disebut sebagai Leap, alat ini dikatakan sebagai alat untuk berinteraksi dengan komputer secara benar-benar baru, tidak perlu lagi menggunakan tetikus, papan tik, bahkan layar sentuh. Silakan menyaksikan video berikut untuk melihat demonstrasinya, atau untuk mengetahui lebih lanjut, hubungi saja situs resminya.

Setelah melihat video di atas, yang kubayangkan adalah layar-layar transparan dalam film The Avengers atau Iron Man. Bisa jadi alat ini adalah sebuah awalan menuju ke arah sana. Kan begitu?

Akan tetapi, Saudara, tetap saja aku masih saja berpikir bahwa cara berinteraksi semacam itu sungguh akan melelahkan tangan. Kan lebih mudah mengetik atau bermain sebuah permainan menggunakan tetikus dan papan tik sehingga lengan dapat disandarkan di atas meja?

Nah, satu lagi yang ingin aku beritakan kepada kalian, Saudara. Lanjut membaca

Tombol Televisi

Jadi, dikarenakan sedang sibuk dan sok menenangkan kesebalan karena (lagi-lagi) tidak jadi pulang mudik, mari kita simak bersama-sama video berikut di bawah ini:

Ah, andaikan stasiun-stasiun televisi di Indonesia membuat instalasi semacam ini, alangkah indahnya dunia. Kan begitu?

Misalnya saja Indosial memasang instalasi ini di lapangan Monas. Bakal seru tuh, ada adegan perang-perang kolosal. Tugu Monas akan menjadi pokok naga-naga terbang dan melilit-lilit. Kan seru?

Kalau TVOon sudah pasti akan memasang instalasi ini di Bundaran HI. Sekali dipencet itu tombol merah, langsung ada reporter yang akan mewawancarai dan memburu si pemencet tombol. Haha.

Kalau stasiun televisi lain, akan bagaimana jadinya, ya?

Buku Layang-Layang

Kalian tahu tidak kalau aku ada ketertarikan dengan dunia buku-buku, perkertasan, dan cetak mencetak? Akulah orangnya yang juga suka aroma buku-buku baru dan juga aroma uang kertas cetakan baru. :D

Nah, dengan begitu akan kutunjukkan kepada kalian sedikit pertunjukan mengenai kelahiran sebuah buku sebagai berikut.

Bagaimana? Bagus sekali, bukan?

Kalian tahu tidak kalau sekarang di sini masih musim layang-layang? Kan sudah kukatakan kepada kalian dalam postingan “Tahukah Kalian” beberapa waktu lalu itu? Sudah pula kuperlihatkan bukti dalam postingan “Senar Layangan” itu?

Nah, dengan begitu akan kutunjukkan kepada kalian sebuah desain layang-layang yang unik buah karya seniman Inggris Daniel Frost sebagai berikut.

Desain layang-layang oleh Daniel Frost

Desain layang-layang oleh Daniel Frost

Bagi kalian yang berkenan melihat desain-desain lainnya yang tak kalah unik, silakan saja pergi ke laman berikut ini: