Lapar

Lapar.
Selalu saja lapar.
Tak adakah selain lapar?
Aku lapar ilmu.
Aku lapar pengetahuan.
Tak adakah yang bisa mengurangi laparku?
Tak adakah yang bisa mengenyangkan rasa ingin tahuku?
Makan!
Hanya dengan makan.
Makanlah!
Makanlah ilmu.
Makanlah pengetahuan.
Serap segala manfaat ilmu.
Serap segala manfaat pengetahuan.

//Laper banget, nih. Tak adakah yang bisa dimakan? Saudara-saudara, ada punya makanan?//

(^_^)v

4 pemikiran pada “Lapar

  1. cobalah makan buku…
    kaya “serat”, kaya ilmu
    tentu lebih lama “mengeyangkanmu”.

    ^^

    Farijs van Java berkata,
    hoho. mana bukunya? mana tenggelamnya kapal van der wijk ama di bawah naungan ka’bahnya??

    (^_^)v

    Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s