GENDUT vs PUASA

Assalâmu’alaykum, selamat sore, saudara pendengar sekalian. Jumpa lagi dengan penyiar kesayangan Anda, Farijs Manijs van Java, dalam acara SIK-ASIK CANG-CANG, Musik Asyik Bincang-Bincang. Masih dalam gelombang 100.20.2.1 FM, Radio PEDANSA, Penjaga Kedaulatan Bangsa, sore ini kita akan memperbincangkan sebuah tema yang sangat menarik: “Puasa dan Kegemukan.”

Saudara pendengar yang berbahagia, sebagaimana kita ketahui bersama sebentar lagi kita akan memasuki bulan penuh hikmah, yaitu bulan Ramadhan. Ya, meski masih terjadi polemik di negeri ini mengenai penentuan awal bulan Ramadhan, namun yang pasti awal Ramadhan, hari pertama kita melaksanakan puasa, sudah tentu dan tidak dapat digugat adalah pada tanggal 1 Ramadhan. Entah mengapa para tokoh negeri kita ini setiap tahun selalu berdebat mengenai awal puasa padahal sudah jelas dan pasti bahwa awal puasa adalah pada tanggal 1 Ramadhan.

Yah, kita hindari saja polemik tersebut. Mari kita simak bersama sebuah lagu asyik yang sepertinya cocok dan sesuai untuk tema perbincangan pada sore hari yang mendung ini. Sebuah lagu dari Project Pop dari albumnya Six-A-Six berikut ini kiranya akan membuat kita merenung akan hakikat menjaga kebugaran tubuh. Dan puasa Ramadhan agaknya bisa kita jadikan media atau pun sarana bagi kita untuk itu. Tanpa perlu berpanjang-lebar, langsung saja kita dengarkan bersama senandung berikut ini….

KOG KAMU…
Project Pop

Kau lihat saja nanti…hasilnya
Badanku akan jadi…kerennya
Kau buatku sakit…hatinya
Ketika kau bilang…

Kok kamu gendut

Jika bukan kamu…yang ngomong
Hanya ‘kan kuanggap…tong kosong
Sayangnya itu kamu…yang ngomong
Hatiku jadi panas…dan gosong

Ku akan rajin lari pagi
Teringat kau bilang

Kok kamu gendut

Ku akan rajin fitnes lagi
Teringat kau bilang

Kok kamu gendut…gendut
Kamu gendut, kamu gendut

Kegendutan memang terkadang membuat kita jengah dan jengkel. Karena itu, terutama bagi saudara-saudara yang gendut, sangat dianjurkan untuk mengurangi kegendutannya. Selain membuat kita jengah dan jengkel, kegendutan dapat meningkatkan potensi serangan jantung. Nah, mulai sekarang cobalah melakukan usaha-usaha mengurangi kegendutan tersebut seperti melakukan lari pagi, fitnes, dsb, seperti yang dituturkan oleh Project Pop tadi. Baiklah, mari kita lanjutkan senandung tadi. Bagi saudara-saudara yang dilanda ataupun yang sedang akan dilanda kegendutan, simak sambungan lagu berikut dengan baik….

Kau lihat saja nanti…hasilnya
Perutku akan jadi…kotak-kotak
Kau buatku sakit…hatinya
Ketika kau bilang…

Kok kamu bulet

Ku akan rajin senam pagi
Teringat kau bilang

Kok kamu bulet

Ku akan rajin diet lagi
Teringat kau bilang

Kok kamu bulet

Ku akan rajin joged lagi
Teringat kau bilang

Kok kamu bunder

Ku akan angkat besi lagi
Teringat kau bilang

Kok kamu bunder…bunder…bunder
Kamu bunder

Ku akan rajin nyawer lagi
Teringat kau bilang

Kok kamu tembem

Ku akan poco-poco lagi
Teringat kau bilang

Kok kamu buncit

Ku akan rajin disko lagi
Teringat kau bilang

Kok kamu…dinosaurus

Ku akan rajin sumo lagi
Teringat kau bilang

Dinosaurus, urus, urus
Urusin tuh perutnya

Dari senandung tadi dapat kita ketahui beragam cara untuk bisa mengatasi kegendutan. Senam, diet, joged, angkat besi, poco-poco, sumo, adalah beberapa aktivitas yang diusulkan Project Pop untuk mengatasi kegendutan, kebuletan, kebunderan, ketembeman, kebuncitan, dan segala macamnya. Namun saudara-saudara pendengar sekalian, Farijs Manijs van Java mengusulkan sebuah aktivitas yang multifungsi untuk mengatasi beragam masalah tersebut.

Adalah puasa Ramadhan yang wajib kita lakukan beberapa minggu mendatang. Tentunya ini khusus bagi pemeluk agama Islam. Tinggal menghitung hari. Ingat saudara-saudara, puasa Ramadhan selalu dimulai pada tanggal 1 Ramadhan. Jangan hiraukan polemik yang saat ini sedang berkecamuk di negeri ini mengenai awal puasa Ramadhan yang jatuh pada tanggal 1 September atau 31 Agustus nanti. Ingat: 1 Ramadhan!

Kembali ke perbincangan sebelumnya, puasa Ramadhan kami usulkan sebagai solusi dalam mengatasi kegendutan. Multifungsi itu. Selain sebagai amal ibadah yang tentunya mendapatkan pahala //jika diterima// puasa Ramadhan juga bisa menjadi solusi praktis mengatasi kegendutan. Tentunya dalam berpuasa Ramadhan saudara-saudara sekalian harus benar-benar memperhatikan kaidah-kaidah yang benar. Sesuai tuntunan Rasulullâh SAW, bersahurlah menjelang waktu-waktu imsak. Dan ingat pula saudara, bersahurlah secukupnya. Kita tidak akan berpuasa selamanya, saudara. Kita hanya berpuasa dari subuh hingga maghrib setiap hari saja, saudara. Jadi janganlah bersahur seakan-akan kita tidak akan makan dan minum lagi. Oke, saudara? Mengerti?

Sebelum kita memperbincangkan lebih lanjut kaidah-kaidah ataupun solusi-solusi selanjutnya, mari kita dengarkan jeda komersial berikut ini. Bagi Anda yang ingin menyampaikan pesan, komentar, atau berkirim-kirim salam, atau apa saja uneg-uneg yang ada di kepala, silakan SMS ke nomor 0808-FARIJS-MANIJS (0808-327457-626457). Bagi yang ingin berkirim makanan untuk penyiar kesayangan Anda yang ganteng ini juga masih ditunggu.

===

Nah, saudara-saudara pendengar sekalian. Kita kembali lagi dalam acara kesayangan kita,

Kaidah selanjutnya yaitu dalam menjalankan puasa Ramadhan janganlah kita tidur melulu. Hadits yang mengatakan bahwa tidurnya orang berpuasa itu berpahala, itu benar. Sangat benar. Namun jangan dijadikan acuan bahwa jikalau ingin mendapat bonus pahala selama berpuasa Ramadhan kita tidur terus sepanjang hari. Itu tidaklah benar, saudara-saudara pendengar yang budiman. Jangan melulu salah kaprah. Yang dimaksudkan hadits tersebut adalah tidurnya orang berpuasa saja berpahala. Apalagi jika orang yang berpuasa tersebut menjalani aktivitas-aktivitas yang penuh kebajikan. Seperti mengaji, membaca Quran, membersihkan lingkungan, bekerja di kantor, bersilaturahmi, makan…. Ups, maaf saudara. Untuk yang terakhir ini jangan Anda lakukan, saudara. Karena makan dapat membatalkan puasa kita.

Agar puasa Ramadhan kita efektif dalam membasmi segala bentuk kegendutan, marilah kita secara rutin berolahraga. Pagi hari kita jogging, misalnya. Dilanjutkan dengan senam aerobik menjelang pukul dua siang. Kemudian sore hari menjelang berbuka kita bisa bermain sepak bola atau lompat tali bersama anak-anak tetangga. Lakukanlah secara teratur, saudara. Keteraturan akan membuat hidup kita menjadi lebih baik. Percayalah!

Para pendengar sekalian, kaidah selanjutnya adalah janganlah kita membabi buta ketika berbuka puasa. Balas dendam itu tidaklah membawa kebaikan, saudara. Yakinlah apa yang saya katakan ini. Berbukalah seadanya, jangan mengada-ada. Berbukalah seperti halnya biasa kita makan malam. Jangan menambahkan kolak, pisang goreng, es podeng, jus mangga, dan sebagainya. Awasi perut Anda. Jangan sampai terlalu banyak diisi setelah seharian berpuasa. Jangan biarkan perut Anda meledak, saudara-saudara. Ingat itu!

Dan kaidah yang terakhir, saudara-saudara. Berdoalah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar kegendutan Anda sirna. Hanya atas izin Tuhanlah kegendutan akan menghilang dari diri Anda. Dan ingatlah saudara-saudara pendengar, kegendutan hanya akan sirna kalau ada hasrat dan niat yang kuat dari diri Anda sendiri.

Namun ingatlah juga saudara pendengar sekalian, kegendutan bukanlah aib. Kegendutan bukanlah hal yang tabu. Kegendutan bukanlah kejelekan. Tapi kegendutan adalah lambang dari kemakmuran. Hwahahaha…!

(^_^)v

Nah, berikut ini beberapa SMS yang telah kami terima dari para pendengar sekalian:

11 pemikiran pada “GENDUT vs PUASA

  1. hmm..pengen kurusan sy mah :mrgreen:
    penyiar yang satu ini emang gokil. lucu. unik. selamat bersiaran deh..

    Farijs van Java berkata,
    sama dong, aku juga pengen kurusan. hwehe…

    (^_^)v

    yah, masak gokil, sih. gila, dong. hoho. lucu? unik? ah, bisa aja ukhtiy, mah.

    Suka

  2. Kalau cewek perutnya kotak-kotak kaya bru-ce-li gimana…
Pingin kurus? Coba aja sakit hati. Hua..ha..ha..

    Farijs van Java berkata,
    hwehe. iya juga, ya. hoho. sakit hati? yah, janganlah. itu bisa jadi malah kek lagunya Project Pop yang lain: I Will Not Survive. sakit hati malah jadinya banyak makan, trus gembrot deh. hwehe…

    (^_^)v

    Suka

  3. Yang penting sehat…..coba kurangi makanan berlemak dan berminyak…pasti deh agak mengurus…dan tentu saja rajin olah raga, sekedar perbanyak jalan kaki.

    Farijs van Java berkata,
    betul sekali, bu. jangan banyak makan yg berlemak dan berminyak. biar ga kena kolesterol juga.

    kalo jalan kaki tampaknya kurang “greget” tuh, bu. emang musti jogging.

    (^_^)v

    Suka

  4. *baca postingan dengan serius*

    Ooo.. (bulet)

    Dah lama banget ga main ke sini.
    Apa kabar, abang?

    Eng, kalo ga salah, aku dulu pernah bilang, gendut itu imut.

    *masukin komentar*

    *pulang ke rumah fairuzdarin, tutup pintu rapat-rapat*

    Farijs van Java berkata,
    sekarang aku bikin pernyataan, dek. khushushon buat seseorang. bahwa “bulet itu manis”. hwehe…

    (^_^)v

    *gedor-gedor rumah fairuzdarin, tapi ga da yg bukain*

    (^_^)v

    Suka

  5. Puasa tahun kemaren, aku sukses turun 2 kilo lebih. Alasan:
    1. Perjalanan 3 kali Jakarta-Malang/Malang-Jakarta selama Ramadhan, via kereta ekonomi, dengan tetap menjaga puasa. Wohoho Berani? 😀 (aku benar-benar melakukannya lho!)
    2. Berbuka secukupnya, dan tidak makan apapun sesudah sholat tarawih. Oia, disarankan dengan sangat, jangan berbuka dengan minuman dingin, sebaiknya yang hangat. Ini karena perut sedang kosong, jadi ga baik kalo langsung kena suhu ekstrim.
    3. Sebenarnya kalo sahur mah agak banyakan juga gapapa, asal: JANGAN TIDUR SEHABIS SAHUR/SEHABIS SUBUH
    Sebenarnya tips yang paling penting adalah nomor 2 dan 3. Tingkat kesuksesan turun berat badan…. ga dijamin dink. Tapi insyaallah… ^^

    Farijs van Java berkata,
    hoho. terima kasih buat saudara fauziah, atas tips-tipsnya. semoga bermanfaat, dan kita semua dapat mengamalkannya. dan semoga saudara diterima di sisi-Nya. //ups, maap//

    (^_^)v

    Suka

  6. Tanpa terasa begitu cepat Ramadhan hadir kembali memberkahi umat manusia. Tapi turun berat badan selama puasa itu sih relatif. Kadang-kadang makan lebih banyak di kala bulan Ramadhan, yaitu dikala berbuka dan sahur. Bahkan ada kecenderungan orang kita lebih menyukai makanan berkadar lemak tinggi di kala bulan Ramadhan. Jadi malahan bertambah gemuk. Apalagi dengan alasan puasa, olah raga dikurangi atau ditinggalkan sama sekali

    Farijs van Java berkata,
    hwehe. justru itu tantangannya. bulan ramadhan kan dijadiin semacam penggemblengan. jadi ajang untuk merasakan derita kaum dhuafa juga. jadi justru malah kita jangan terlalu rakus makan.

    (^_^)v

    semangat puasa ramadhan!

    Suka

Tinggalkan Balasan ke fairuzdarin Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s