Lelah Sekali Lagi, Lagi-lagi Lelah Sekali, Sekali Lagi Lelah

Malam ini kurasakan keletihan yang teramat sangat. Pinggang ini terasa seperti baut yang dicengkeram kencang oleh tang. Kedua kaki ini seakan mesin yang sudah aus, susah digerakkan. Dan lengan ini, ikut-ikutan susah ditekuk-luruskan. Hanya jemari ini yang masih semangat menggencet keypad ponsel, merangkai huruf demi huruf postingan ini.

Heh…. Badan pegal-pegal, pikiran letih. Batin ini lesu, gairah menurun. Setelah “Sibuk Sekali Lagi” pekan lalu, pekan ini aku akan semakin sibuk. Bertumpuk pekerjaan, bertumpuk permasalahan, bertumpuk pula keinginan.

Persiapan menjelang Ramadhan agaknya semakin terteter. Buku tentang Ramadhanku belum kusentuh sama sekali. Sementara file tentang Ramadhan belum sempat kupelajari. InsyaAllah kuposting di sini agar saudara-saudara sekalian bisa turut membaca dan turut mengerti.

Tadi seharian di Ancol. Berkumpul lagi dengan anak-anak The Penampakanz. Seperti biasanya, lagi-lagi aku over-ontime. Setengah jam datang lebih awal, sementara kami semua baru masuk ke Pantai Ancol dua jam setelah lewat waktu yang dijanjikan. Banyak yang tidak bisa atau tidak jadi datang. Namun, Alhamdulillah, cukup menyenangkan. Sedikit menghiburku di kala jenuhku akan rutinitas kesibukanku. Oya, di Ancol aku bertemu pula dengan seorang kawan lama, teman SMA dulu. Seperti sudah diduga, dia shock melihat perubahan pada tubuhku. Terlalu banyak perubahan. Terlalu banyak lemak tumbuh dan berkembang di bawah kulitku.

Esok hari tibalah kembali masa harus kujelang hari-hari sibukku. Doakan aku saudara-saudara, semoga aku bisa melewatinya dengan baik dan semoga Allah SWT melimpahkan barakahnya untuk kita semua. Semoga esok kelelahan ini sirna. Sudah kuminum jamu beras kencur yang mak nyus itu. Jadi InsyaAllah besok pagi aku ‘kan bugar kembali….

(^_^)v

Semangat!

6 pemikiran pada “Lelah Sekali Lagi, Lagi-lagi Lelah Sekali, Sekali Lagi Lelah

  1. Saya juga lelah sekali, mempersiapkan anak yang mau berangkat ke Amrik, membuat manual, dan bahan untuk mengajar…balas komentar dan blogwalking jadi keteteran….apalagi jika nanti jadi mengajar di luar kota selama 2 minggu…..aduhh…..apapun dunia nyata memang lebih penting karena meminta tanggung jawab yang riil.

    Farijs van Java berkata,
    lelah badan gampang disembuhin, Bu. dengan beristirahat, misalnya. atau dengan minum jamu beras kencur. hwehe…

    (^_^)v

    tapi kalau lelah pikiran…agak susah nyembuhinnya tuh, Bu. yah, yg semangat saja. semua sudah pada jalurnya. hoho.

    (^_^)v

    Suka

  2. istirahatlah ris,,,,
    gw juga merasakan cape yang sama, malah ditambah di hari berikutnya gw ke sana lagi… istirahat sehari, lalu besok lanjut ke padang.
    doakan sehat2 slalu ris…… 😀

    *eh, enakan sutra rasa setroberi 😛

    Farijs van Java berkata,
    iya. musti istirahat.

    (^_^)v

    ya salah lo sendiri. ke ancol aja kagak puas cuman sehari. hwehe…

    aku doain, semoga oleh-olehnya nyampe ke tempatku. hoho.

    (^_^)v

    tetep enakan sutra rasa anggur, ir.

    Suka

  3. capek?
    rebus air sampe mendidih, campur dengan air biasa sampe suam2 kuku, kasih garam, rendam kaki dalam air, senderkan kaki ke tembok 30 menit, lalu tidurlah,,

    Farijs van Java berkata,
    waduhaduh… berasa bikin kaki panggang. hwehe.

    betul teh, dan diakhiri dgn tidur. tp berdoa dl, ya, sblm tdr. biar bsknya bs bangun.

    (^_^)v

    dan lbh enak lg kl itu semua ada yg nyiapin. lbh2 ada pula yg mijitin. hwehe…

    Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s