Gadis vs Pemuda: SMS Salam Lebaran

Sang mentari mulai mengintip dari balik cakrawala. Sementara suara-suara takbir dari surau-surau masih menggema di seantero kampung. Sedari semalam suara-suara takbir beriringan dengan alunan bedug bertalu-talu, menggema di seluruh jagad raya. Agaknya pagi ini adalah pagi yang istimewa.

Ah, segarnya udara subuh ini. Seorang pemuda telah bangun sejak sebelum azan subuh berkumandang. Pagi ini memang istimewa. Bukan hanya bagi sang pemuda, melainkan bagi umat Islam di seluruh dunia. Tak lain tak bukan adalah karena pagi ini segenap umat Islam merayakan hari kemenangannya. Kemenangan setelah genap sebulan lamanya berperang melawan hawa nafsu dunia. Setelah berpuasa satu bulan lamanya, kini tibalah saatnya umat Islam bergembira. Pada satu hari setelah berakhirnya bulan Ramadhan ini umat Islam diharamkan berpuasa. Tuhan memerintahkan kepada hamba-Nya untuk berbuka pada hari ini, karena hari ini adalah hari raya.

Setelah shalat subuh sang pemuda sibuk menerima dan mengirim SMS salam lebaran. Sebuah kesibukan yang rutin ia lakukan setiap lebaran. Dari kemarin sang pemuda telah banyak menerima SMS salam lebaran dari kaum kerabat dan kawan-kawannya. Ia pun berbalas mengirimkan SMS salam lebaran kepada mereka. Ada kalanya sang pemuda mendahului mengirimkan salam lebaran, namun tak jarang pula ia keduluan dikirimi salam lebaran. Salah satu SMS salam lebarannya itu ia tujukan kepada seorang gadis yang dikenalnya:

sang_pemuda:
Sehubungan dgn adanya kerusakan pd HP saya, dgn ini diberitahukan bahwa lebaran kali ini saya hanya bs mengucapkan:
Selamat Idul Fitri.
Mohon maaf lahir-batin.

si_gadis:
Rusak beneran lho kak!

sang_pemuda:
emang rusak, kali dek… buhuhu. TT

si_gadis:
Ini statement jebakan bukan?
Maksudnya rusak gimana?
Trus apa hubungannya dgn sms-mu?

sang_pemuda:
ga sopan! dikasih salam lebaran bknnya ksh balasan malah nanya2 ga sopan! hp yg baru rusak, dek. jadinya ga da kreasi dlm menciptakan salam lebaran yg lbh inovatif. gitu..

si_gadis:
yo udah. cuma mo bilang, kasihan deh lo…

sang_pemuda:
(>_<)

Begitulah pagi hari pertama bulan Syawwalnya sang pemuda. Tragis. Si gadis tidak membalas salam lebarannya. Apa kata dunia??

(^_^)v

===

Episode-episode sebelumnya:

15 pemikiran pada “Gadis vs Pemuda: SMS Salam Lebaran

  1. Pertamax…

    Kayak iklannya orang pajak: “apa kata dunia?”
    Ni lagi ngiklanin tentang pajak ya?

    Aku bantuin juga, deh.

    ORANG BIJAK TAAT PAJAK.

    🙂

    Farijs van Java berkata,
    pertamax sekarang mahal, dek. pake bbg aja. hwehe…

    (^_^)v

    kutambahkan lagi:
    MEMBAJAK BUKAN PERILAKU BIJAK.
    kesimpulannya:
    PEMBAJAK TAK PERLU TAAT PAJAK. hwehe…

    Suka

  2. hayo jadi yg salah siapa toh??
    keknya gak pentng deh siapa yang salah…
    karena siapapun yg salah?, minumnya harus saling memaafkan

    Farijs van Java berkata,
    hoho. iya ya? siapa yg salah?

    (^_^)v

    saling memaafkan sudahlah pasti. mohon maaf lahir batin, bro!

    Suka

  3. kayaknya semuanya kurang paham, dech, yang marah tuh siapa???
    dan yang benar itu siapa toh???
    aq jd bingung nich, apa kata dunia????
    kasihan deh
    aq tak dapat berkata, hanya unntuk km

    saat bulan terang benderang
    pasti bintang juga ikut bulan
    yang salah apa abang
    atau sang perempuan?

    Suka

  4. aq suka, tapi aku bingung

    dengan mangga aku makan
    dicampur kecap dan gula sedap rasanya
    hati siapa tuh yang tertelan
    sementara yang lain jatuh cinta

    Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s