Rabu yang Menggebu

Selamat pagi, Assalâmu’alaykum Warahmatullâhi Wabarakâtuh! Saudara-saudara pendengar, jumpa lagi dengan penyiar kesayangan Anda, FARIJS MANIJS.

Kami masih akan tetap setia menemani Anda mempersiapkan hari, dengan tembang-tembang pilihan penyemangat pagi tentunya. Masih di gelombang 100.20.2.2 FM, Radio ANDRAGOGI, Anda Gembira Kami Goyang Lagi! Masih juga dalam acara kesayangan kita semua, BANGBANGTUT alias TEMBANG-TEMBANG PENGANTAR K*NTUT.

Pagi yang cerah, Saudara-saudara. Udara pagi ini pun terasa segar sekali. Nampaknya seharian ini Jakarta tidak akan hujan.

Bagaimana tidur Anda malam tadi, Saudara? Apakah nyenyak? Ataukah kurang tidur? Nah, untuk mengenang malam-malam Anda yang indah, berikut akan kami putarkan sebuah tembang manis dari Dewa 19. Stay tune….

aku ‘kan menjadi malam-malammu
‘kan menjadi mimpi-mimpimu
dan selimuti hatimu … yang beku

aku ‘kan menjadi bintang-bintangmu
‘kan s’lalu menyinarimu
dan menghapus rasa rindumu … yang pilu

aku bisa
untuk menjadi apa yang kauminta
untuk menjadi apa yang kauimpikan
tapi ‘ku tak bisa menjadi BABUMU

aku ‘kan menjadi embun pagimu
yang ‘kan menyejukkan jiwamu
dan ‘kan membasuh hatimu … yang layu

aku bisa
untuk menjadi apa yang kauminta
untuk menjadi apa yang kauimpikan
tapi ‘ku tak bisa menjadi BABUMU

tinggalkan sajalah BABUMU
beri s’dikit waktu
kepadaku, ‘tuk meyakinkanmu

aku ‘kan menjadi malam-malammu
‘kan menjadi mimpi-mimpimu
dan selimuti hatimu
selimuti hatimu
selimuti hatimu
selimuti hatimu

Dewa19 – Selimut Hati //dengan sedikit modifikasi//

Masih di acara BANGBANGTUT, TEMBANG-TEMBANG PENGANTAR KENTUT. Dengan FARIJS MANIJS, penyiar kesayangan Anda semua.

Saudara-saudara pendengar, sepertinya matahari sudah mulai beranjak naik. Ayo segera bergegas mempersiapkan segala sesuatu untuk di bawa ke tempat kerja. Jangan sampai ada sesuatu yang tertinggal.

Nah, untuk menemani Anda mempersiapkan diri, berikut kami putarkan sebuah tembang apik berikut ini. Selamat mendengarkan….

saat FARIJS lanjut usia
saat ragaku semakin tua
tetaplah kau stay tune di sini
menemani aku siaran

saat rambutku mulai rontok
yakinlah ‘ku tetap setia
temani harimu
hingga kau tertidur pulas

dengar suaraku saat tubuhmu terasa linu
kuhangatkan swasanamu saat dingin menyerangmu
kita lawan bersama dingin dan panas dunia
saat swara t’lah lemah kita saling menopang
hingga nanti di suatu pagi
salah satu dari kita mati
sampai jumpa di kehidupan yang lain

saat perutku mulai buncit
yakinlah ‘ku tetap terseksi
tetaplah kau s’lalu menanti
siaranku di malam hari

dengar suaraku saat tubuhmu terasa linu
kuhangatkan swasanamu saat dingin menyerangmu
kita lawan bersama dingin dan panas dunia
saat swara t’lah lemah kita saling menopang
hingga nanti di suatu pagi
salah satu dari kita mati
sampai jumpa di kehidupan yang lain

sampai jumpa … di akhirat abadi

Sheila On 7 – Saat Aku Lanjut Usia //dengan sedikit modifikasi//

Masih di gelombang 100.20.2.2 FM, Radio ANDRAGOGI, Anda Gembira Kami Goyang Lagi! Saudara-saudara pendengar sekalian…

Burung perkutut makan nasi
Berebutan dengan burung cendrawasih
Acara BANGBANGTUT cukup sampai di sini
Sekian dan terima kasih

Ayo Saudara-saudara. Di pagi yang cerah ini mari kita kumpulkan semangat untuk sebuah Rabu yang menggebu! Wassalâmu’alaykum!

11 pemikiran pada “Rabu yang Menggebu

  1. Sejak kapan jadi penyiar?
    Met pagi….met ketemu lagi dengan penyiar Farisj….
    Selanjutnya lagu ini akan mengiringi perjalanan anda ke sekolah, ke kantor atau belanja ke FO

    Farijs van Java berkata,
    sejak kapan, ya? sejak ngeblog, jadi pgn siaran ala pengeblog. hwehe. awalnya pgn memadukan skrip siaran radio ama pelafalan siaran penyiarnya. tp krna lom pernah liat skrip yg asli, jdnya ya gini aja.

    v(^_^)

    penyiar, boleh rikues lagu dangdut kagak? hwehe

    Suka

  2. salam kenal dariku.aku pengen donk jadi penyiar kaya’nya enak tuh…………semoga aja ku jadi malam-malam mu he….he……..beri aku lagu tentang patah hati donk……………

    Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s