Kumis Tidur

Selamat berhari Kamis, para pria berkumis!

Pagi ini kuawali dengan bangun terlambat, sehingga subuhan kesiangan. Setelah menoto dan melaksanakan falsafah “Diam Itu Emas“, aku mandi dengan menggunakan sabun wangi. Adalah sabun mandi beraroma rumput dan jeruk nipis yang membuatku serasa bagaikan piring kotor berminyak yang sedang dicuci.

Setelah mandi, kucukur-rapikan kumisku yang sudah mulai kusut dan tidak beraturan. Hal itu membuat rasa percaya diriku terbang melayang-layang di awan. Pikirku, “Beginilah rupa seorang pria yang menawan.”

Hari ini aku sedikit kecewa dengan WordPress. Aku tidak mendapatkan pos-el Daily Post yang biasanya dikirim setiap tengah malam. Tapi tidaklah mengapa, toh aku sekarang tahu topik Post a Day hari ini apa.

Topik Post a Day hari ini adalah:

What’s the longest you’ve been without sleep?

If your blog is about work, tell the story of an all-nighter you have pulled. If your blog is about an area of interest, tell a story of the last time you missed sleep, or got up extra early, do to something you enjoy.

Mengenai ketidaktiduranku, sepertinya sudah beberapa kali kubahas dalam blog ini. Terakhir adalah postingan beberapa hari lalu mengenai insomnia. Beberapa hari kemarin aku berkomentar dalam postingan Mbak Fauziah mengenai berapa lamakah takaran ideal seseorang itu tidur.

Seingatku, aku pernah tidak tidur dua hari dua malam. Kalau tidak salah ingat, tahun 2009 yang lampau. Kala itu, insomnia menyerangku dengan ganas. Membuat seluruh badanku rontok.

Oke, sekarang mari kita bekerja dahulu. Tiada rotan, akar pun jadi.

2 pemikiran pada “Kumis Tidur

  1. Yang tidak berkumis tidak boleh berhari kamis?

    soal tidak tidur, dulu waktu masih muda sih bisa begadang max 48 jam. Tapi sekarang harus tidur biarpun cuma 30 menit (kalau terpaksa begadang mengerjakan terjemahan). Semakin berumur semakin tidak bisa begadang, tapi tidur juga max 3 jam 😀

    EM

    Suka

    1. Silakan cari hari yang lainnya, Bu. Hwehe. 😀

      Wah, sering begadang gitu, Bu? Kan kata Bang Rhoma “begadang jangan begadang”, Bu.

      Saya tidak tidur dua hari dua malam itu pun baru sekali seumur hidup saya alami. Itu pun karena memang tidak bisa tidur. Tidak tega rasanya untuk sering-sering tidak mengistirahatkan badan.

      Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s