MC, MR, dan M+

Ahad pagi yang cerah ini membuatku bergairah untuk sekadar lari kecil-kecil. Sampai berkeringat sekujur badanku, menandakan aku harus berucap syukur Alhamdulillah masih diberikan nikmat sehat.

Menu sarapan kali ini adalah nasi mengepul, tumis kacang panjang, dan telur dadar, minumnya teh tawar hangat. Membuatku semakin berkeringat. Sampai-sampai kaos biruku basah kuyup seperti habis kehujanan.

Kalian tahu mengapa aku suka purnama? Karena sekarang aku tidak suka kegelapan. Aku takut gelap. Dengan purnamalah malam yang gelap gulita menjadi terang benderang.

Sungguh sangat disayangkan aku tidak bisa menatap indahnya purnama karena mendung melingkupi langit kelam.

Kalian tahu apa guna tombol MC, MR, dan M+ pada kalkulator biasa? Akhirnya aku tahu dan sangat terbantu oleh tombol-tombol itu. πŸ˜€

Adalah pada saat kalkulator keuanganku rusak tidak bisa menyala lagi layarnya yang membuatku sementara memanfaatkan aplikasi kalkulator pada iRhyme kesayanganku untuk membantuku mengerjakan tugas-tugas di kelas. Kalkulator pada iRhyme ini adalah jenis kalkulator biasa pada posisi berdiri, namun akan berubah menjadi kalkulator ilmiah ketika dalam posisi berbaring.

Betapapun kalkulator pada iRhyme ini tidak memiliki layar input sebagaimana kalkulator ilmiah zaman sekarang yang dapat sekaligus menghitung rumus yang panjang dan langsung menampilkan hasil perhitungan akhirnya hanya dengan sekali memencet tombol EXE. Layar input pada kalkulator iRhyme hanya dapat menampilkan angka masukan dan hasil perhitungan, sehingga sangat menyulitkan untuk menghitung sederetan perhitungan yang panjang.

Nah, di sinilah peran dari tombol MR, MC, dan M+ ini. Apabila aku akan menghitung misalnya: 5/(7+3), aku hitung dulu penyebutnya dengan menekan tombol 7 lalu + lalu 3 lalu =. Keluarlah hasil perhitungan pada layar, yaitu angka 10. Setelah itu kutekan tombol M+ agar hasil perhitungan tadi (angka 10) tersimpan dalam memori kalkulator. Lantas kuanjutkan perhitungan dengan menekan tombol 5 lalu / lalu MR lalu =. Keluarlah angka 0.5 yang merupakan hasil perhitungan 5 dibagi dengan 10.

Saat kutekan tombol MR, angka 10 yang sudah tersimpan tadi muncul di layar. Itulah fungsi terbesarnya. MR adalah Memory Recall, memanggil kembali angka yang tersimpan dalam memori kalkulator. Sementara M+ adalah untuk menyimpan angka yang tertera pada layar ke dalam memori kalkulator. MC adalah Memory Clean, untuk membersihkan memori agar dapat diganti lagi dengan angka yang baru, yang tidak ada kaitannya dengan angka yang tersimpan sebelumnya.

Kugunakan tombol-tombol ini untuk membantuku menghitung rumus-rumus statistika maupun perfect value-future value. Aku merasa sangat terbantu karena angka-angka yang terlibat adalah berupa angka desimal yang terdiri atas beberapa angka di belakang koma.

Oke. Sekian untuk hari ini. Selamat berlibur!

Topik Post a Day hari ini adalah:

How do you find your muse?

When you sit down to blog, or have a creative project of any kind you need to work on, how do you get yourself motivated to do it? What are your rituals or habits?

NB.
Tulisan ini dibuat ketika hari masih pagi. Baru bisa diposting ketika sudah menjelang senja begini.

16 pemikiran pada “MC, MR, dan M+

  1. Makasih info nya, sudah lama tahu MR MC M+ M-, tapi gak ngerti cara makenya… Sangat membantu karena hampir tiap minggu hitung gaji pekerja proyek secara manual..

    Suka

Silakan berkomentar sesuka hati

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s