Menjawil Layar Jawil

Apabila kalian adalah pengikut sesat setia blog semangat ini sejak semula, tentunya mafhum bahwa aku telah beberapa kali menyinggung perihal teknologi hubungan. Seperti halnya pernah kutuliskan dalam “Tangan = Masa Depan Kita“, “Teknologi Visual Semakin Maju“, maupun “Interaksi Digital“, aku berpikiran bahwa masa depan dunia ini akan semakin aneh.

Berkaitan dengan perihal di atas, semenjak ulen-ulen \yaitu istilahku untuk menyebutkan bagian trackpad\ pada BeriBeri-ku rusak sehingga dengan demikian menyebabkanku dengan sangat terpaksa menggunakan layar jawilnya untuk melakukan pengarahan alias navigasi, maka aku pun kembali memikirkan bahwa masa depan akan semakin aneh.

Betapa tidak, segala perangkat komunikasi, dekak-dekak modern alias komputer, perangkat hiburan penglihatan, hampir memang akan tetapi mesti, segala pengembangannya lebih banyak diarahkan untuk melatih keterampilan jari-jari kita dalam menjawil. Kan?

Padahal aku tahu dengan pasti \karena aku mengalaminya sendiri\ bahwa menggunakan ulen-ulen untuk melakukan pengarahan sudah jelas-jelas lebih mudah dan lebih menghemat tenaga dibandingkan dengan menggunakan keseluruhan bidang luas pada layar jawil. Dengan ulen-ulen maka seluruh pelosok layar dapat “kujawil” dengan jauh lebih sedikit pergerakan jempol dibandingkan dengan menjawil seluruh pelosok layar tersebut secara nyata.

Aku memang pencinta kemudahan. Siapa tidak menyukai kemudahan dan keindahan, coba? Bagiku, berdiam diri jauh lebih menghemat energi daripada bergerak. Kan?

Itulah sebabnya, alih-alih menggunakan landasan jawil pada Nova, aku lebih suka menggunakan jendol-jendol merah di tengah-tengah papan ketiknya. Karena bagiku hal itulah pangkal “kedayagunaan adalah cermin penghematan.” Lagipula, bukankah hemat pangkal kaya?

Penampang Papan Ketik pada Nova
Penampang Papan Ketik pada Nova

dd

Pada akhirnya WordPress for BlackBerry pun dimutakhirkan!

Setelah menunggu sekian lama, akhirnya ia pun termutakhirkan juga. Yeee!

NB.
Kuposting ini via email. Entah mengapa versi terbaru WordPress for BlackBerry ini masih memiliki penyakit yang sama yaitu susah bernapas, eh, susah mengunggah melalui Indosat for BlackBerry yang saluran pernapasannya terbatas. Siyal! Apakah dengan memakai layanan yang harganya sedikit lebih mahal maka Indosat for BlackBerry akan membuka ruang yang lebih lengang?

Aplikasi WordPress Bakar

Sebelum tanggal 19 yang lalu, aku masih bisa sedikit berbangga, terlebih dengan para pengguna ponsel berbasis Android. Apa hal? Karena aplikasi WordPress for BlackBerry jauh lebih lengkap fiturnya dibandingkan WordPress for Android.

Hingga tibalah tanggal 19 Desember, perbanggaanku pun memulai babak baru. WordPress for Android telah dimutakhirkan menjadi jauh lebih kaya fitur hingga mengalahkan WordPress for BlackBerry yang kupakai karena tidak juga ikut dimutakhirkan.

Lantas kemudian kejadian ini pun terjadi. Baru saja aku mendapatkan celaka. WordPress for BlackBerry-ku kembali rewel sehingga segala rancangan posting (local draft post) yang telah susah payah kubuat harus kembali lenyap ditelan dinginnya ruangan. Salah satunya adalah sebuah rancangan posting yang sejatinya telah kuniatkan untuk kupublikasikan sore ini. Lanjutkan membaca “Aplikasi WordPress Bakar”

Untung Ada Layanan Awan

Beberapa hari yang lalu aku melakukan sebuah kebodohan, Saudara. Yakni meng-“Shift+Del” sebuah folder. Padahal sejatinya yang kuniatkan adalah hanya menghapus satu buah berkas dalam folder tersebut.

Maka sebuah kecerobohan fatal pun terjadi dengan mengakibatkan segala berkas penting dalam folder tersebut menjadi raib. Tak ayal aku pun meronta-ronta dan secara refleks menendang-nendang komputer. Berhubung komputer berada di atas meja kerja di kantor, maka tak ayal pula aku pun jatuh terpelanting hingga mendapati diriku terjengkang dengan sebuah kursi menindih tubuhku. Lanjutkan membaca “Untung Ada Layanan Awan”