Asmara Penasaran dan Doraemon

Sangkalan: Sesungguhnya tulisan ini sudah terencana untuk kupublikasikan beberapa waktu sebelum pernikahan si anu (Rapi Amat) dan si itu (Nageta Sapina) heboh ditayangkan selama berhari-hari oleh salah satu stasiun televisi swasta kita.

Disclaimer: This is supposed to be a translation of the sentence above in Lingish. So for the sake of our convenience, let’s just say so.

Siapa sih yang tidak menyukai kisah asmara? Kita semua menyukainya, barangkali. Terlebih apabila kita turut ambil peran di dalamnya. Ya, meski tidak sebagai peran utamanya, barangkali peran sebagai figuran cukuplah sudah dapat membuat kita ikut bahagia.

Akan tetapi bagaimanakah halnya ketika kisah asmara tersebut telah mencapai happy ending dan kemudian peran kita di situ berakhir pula? Akankah kita masih turut menikmati bahagia?

Sedikit kecewa sangatlah mungkin kita rasakan. Tetapi sebagai manusia yang terus ingin hidup di muka bumi ini hingga seribu tahun lagi, selayaknya kita terus melangkah maju. Barangkali dalam pelangkahan kita itu akan kita jumpai kisah-kisah asmara yang perlu pelibatan diri kita di dalamnya. Barangkali pula peran kita tidak lagi sebatas figuran melainkan sebagai pemeran pembantu utama. Sungguh mungkin, bukan?

Maka persiapkanlah diri kita untuk selalu siap sedia menghadapi kemungkinan tersebut. Lihatlah selalu peluang-peluang yang ada selama kita melangkah itu. Dengan demikian niscaya kita akan selalu hidup dari bahagia yang satu ke bahagia yang lain. Haha.

\Otak sedang kacau karena lama tak minum kopi, barangkali.\

Berbicara mengenai Doraemon \anggap saja kita tadi sedang asyik membicarakan robot kucing berwarna biru muda itu\ tahukah kalian kalau di negara serikat seberang lautan sana ditayangkan dalam televisi mereka satu seri kartun animasi Doraemon? Disney XD nama stasiun televisinya, kalau aku tidak salah.

Katanya di sini, ada beberapa pengadaptasian dari bagian cerita sehingga barangkali lebih berterima di hati para pemirsanya di sana. Seperti misalnya Nobita menjadi Noby, Suneo menjadi Sneech, Shizuka menjadi Sue, Gian menjadi Big G, dan seterusnya. Bahkan Doraemon tidak lagi disalahanggapkan sebagai rakun melainkan anjing laut.

Apapun itu, aku mendukung segala pengadaptasian semacam ini. Sama sajalah seperti dulu dilakukan oleh Wali Sembilan. Kan?

Rambut Doraemon

Dikarenakan banyaknya rikues alias permintaan untuk menampilkan foto rambut baruku yang sudah tidak Chrisye lagi, maka dengan malu-malu kucing bangga kupersembahkan foto berikut ini:

Farijsvanjava dan Kantong Doraemon
Farijsvanjava dan Kantong Doraemon

Bagaimana, Saudara? Semakin ganteng, bukan? 😀 Jadilah aku sekarang tidak perlu sisiran lagi. Hwehe.

Siang ini aku dikejutkan akan sebuah amplop cokelat besar di atas meja kerjaku. Tentu saja aku senang tak terkira, karena aku mendapatkan tambahan koleksi berupa dua prangko berikut ini:

View this post on Instagram

Tambah koleksi #prangko #stamp

A post shared by Feriska Drajat (@farijsvanjava) on

Isi amplop tersebut tak lain tak bukan ialah tas kecil berbentuk Doraemon sebagaimana kutunjukkan dalam foto paling atas. Bagus sekali, bukan? Jadi di depannya berbentuk serupa perut Doraemon yang berkantong \kantongnya beneran kantong loh ya\ sementara di bagian belakang bergambar kepala Doraemon yang lucu.

Kepada pengirimnya, aku ucapkan terima kasih banyak. Semoga Tuhan membalas amal kebaikanmu. Dan tidak kekanak-kanakan kok mengirim barang semacam ini. Apapun barang pemberian, terlebih bertema Doraemon, tidaklah terlalu kekanak-kanakan dan akan kuterima dengan hati riang.

Pintu Kemana Saja

Sudah sejak bulan lalu sejatinya aku ingin memosting perihal ini, Saudara. \Karena puasa, barangkali sebagian orang akan sedikit ofensifisasi kurang berkenan.\

Kan kalian tahu aku adalah penggemar Doraemon? Kalian tahu pula kalau malam ini tepat di langit akan ada bulan (moon) yang berbentuk persis seperti kantong ajaib 4-matranya? Maka ingin kusampaikan pula kepada seorang gadis di luar sana, bahwa kita tidak bisa selalu bergantung pada Pintu Kemana Saja.

Apapun perkara kalian, cobalah hadapi sesekali. Jangan kabur terus-terusan. Haha. Aku akan ingat postingan ini pada Jumat depan. 😀

Jadi video di atas adalah PV-nya Doko Demo World-nya Ken Tanaka Band. Kalian tahu Ken Tanaka? \Bukan yang di Glee, woi!\ Dia adalah makhluk nyentrik yang mengarang buku “Everybody Dies: A Children’s Book for Grown Ups“. Buku itu sungguh menyentuh sekali, Saudara. Betapa semua makhluk akan meninggal. Di buku itu dikatakan beberapa orang berusaha menghindari kematian. Beberapa orang malah mencoba “bermain” dengan kematian. Sedangkan yang lain justru tak bisa menunggu kematiannya sendiri \bunuh diri\.

doko demo dowa ga attari, nakattari suru kara yo
(kita tidak bisa selalu mengandalkan Pintu Kemana Saja)

Sebuah lagu yang ringan didengar, ringan pula dilagukan. Tetapi memiliki makna filosofis yang teramat mendalam. Halah. Ini dia versi lain:

Selamat berak hir pekan!

Doraemon, Membuat Mimpi Jadi Nyata

Kalian sudah tahu lagu tema Doraemon ini?

Iseng-iseng aku terjemahkan lagu ini ke dalam bahasa Indonesia:

Selalu selalu kugambar kugambar di dalam hati
Sebuah peta dunia milikku sendiri membawa mimpi
(Baling-baling bambu!)

Terbang di angkasa, melintasi waktu, bahkan ke negeri jauh
Ayo kita pergi sekarang tinggal kita membuka pintu
(Pintu ke mana saja!)

Ketika ‘ku dewasa akankah kulupa semua
Saat itu terjadi, mari kita ingat-ingat

Syalalala, di dalam hatiku
Ada mimpi y*ng bersinar selalu
Doraemon, membuat jadi nyata dengan kantong ajaib

Syalalala, mari kita bernyanyi
Ayo semua bergandengan tangan
Doraemon, memenuhi seluruh dunia dengan mimpi-mimpi

** Lanjutkan membaca “Doraemon, Membuat Mimpi Jadi Nyata”

I’m Lost Without You

Sekitar 3-4 tahun lalu kami menciptakan lagu ini. Oleh The Penampakanz. Jadi ceritanya lagu ini tercipta terinspirasi sedikit akan kisahku. Dulu. Anggap saja begitu. Waktu itu kami berkumpul, bertukar-otak, tercipta beberapa baris dan beberapa nada, lantas aku rehat untuk mandi. Begitu aku selesai mandi, sempurnalah sudah lagu ini: “I’m lost without you”.

Sekarang beberapa tahun telah pun lewat. Kembali aku merasakan betapa “I’m lost without you.” Buhuhu. Menyedihkan sekali ternyata.

I made you cry ♪
You made me cry ♫
You made us cry ♪
And the rain’s never stop since ♫

I’m lost without you ♪
I’m so lost without you ♫
I can’t see the future ♪
I’m so blind without you near me ♫

Show me the light to move on ♪
Give me a sign ♫
Show me the path to walk on ♪
Wanna be with you ♫

Now that we’re apart ♪
Still bring you in my heart ♫
But there’s something missing ♪
Incomplete without you ♫

Terkadang aku terserang rasa rindu. Rindu akan berkumpul beramai-ramai dengan kalian. Tetapi rasa rinduku teramat besar untuknya.

Tepat setahun lalu, ternyata aku lupa mandi. Pengharapanku pun sama seperti setahun lalu itu.

Baiklah, Saudara. Penyemangat hariku sekarang hanya satu:

Kemarin adalah ini:

Doraemon berjumpa Doraemon
Doraemon berjumpa Doraemon

Dora-chan

Doraemon & Friends 3D Puzzle
Doraemon & Friends 3D Puzzle

Jadi ada program promosi di jaringan minimarket anu. Hadiahnya patung mainan Doraemon dan kawan-kawan itu.

Dua puluh stempel bisa ditukar dengan satu patung mainan. Satu stempel didapat dari berbelanja sebesar dua puluh lima ribu.

Bagi kalian, apabila besok ingin memberikanku kado, isilah kado itu dengan patung mainan Doraemon dan kawan-kawan seperti di atas. Ya? Ya? Ya?

Berita Hari Ini

Hujan tampaknya kembali akan menyambangi memetuki menghadiri acara jamuan makan malam di sini, Saudara. Tepat nanti malam adalah malam Jumat Kamis, merupakan awal Tahun Baru 1434 Hijriah. Malam ini pula berbarengan dengan malam Satu Sura (Suro), menandai bergantinya tarikh penanggalan Jawa (dari tahun 1945 menuju 1946). Dengan demikian hari ini sampai senja nanti adalah akhir tahun. Maka perlulah kita untuk mengucapkan doa penutup tahun.

Hari ini aku memperoleh beberapa informasi penting di samping mengetahui kenyataan pahit bahwa kebohongan masih merajalela di atas bumi. Orang Jepang, Saudara, telah berhasil mewujudkan khayalanku beberapa tahun lalu dengan menciptakan ‘celana dalam penghilang bau kentut’. Bahkan tidak ada benda ajaib ini di kantongnya Doraemon!

Celana Dalam Penghilang Bau Kentut
Celana Dalam Penghilang Bau Kentut (tangkapan layar pada hariandetik.com)

Mari kita kembali ke musim kemarau delapan tahun lalu, Saudara. Pada saat itu aku sedang terbaring sakit ketika tiba-tiba saja menyadari bahwa kentutku sangatlah bau sehingga membuatku berharap Doraemon memiliki celana ajaib penghilang bau kentut. Dengan terciptanya celana dalam penghilang bau kentut tersebut di atas maka pengharapanku pada saat musim kemarau delapan tahun lalu itu tinggallah satu untuk diwujudkan, yaitu celana ajaib pengecil suara kentut! 😀 Lanjutkan membaca “Berita Hari Ini”