Superstition

Superstition itu takhayul. Kucing hitam adalah simbol superstition. Mengapa kucing hitam? Tidak bisakah kucing telon saja? Karena kucing telon terlalu unyu. Kan begitu?

Superstition (Photoshop CS6 Beta - About)
Superstition (Photoshop CS6 Beta - About)

Jadi, Saudara. Aku sudah mengunduh Adobe Photoshop CS6 beta untuk kucoba. Lumayan, gratis.

Bagi yang ingin mencoba, silakan kalian bisa unduh di sini:

Lanjutkan membaca “Superstition”

Departemen Keuangan Berubah!

Lagi-lagi. Sebuah perubahan. Sebuah transformasi. Reformasi birokrasi. Terjadi di negara ini, Saudara-saudara. Hoho.

Departemen Keuangan kembali berubah! Kali ini dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 100/PMK.01/2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Departemen Keuangan-nya, Departemen Keuangan bermetamorfosis. //Emang kupu-kupu, Bang?// Dengan semangat menyempurnakan organisasi, meningkatkan efektivitas dan kinerja organisasi, PMK ini mengantarkan susunan organisasi Departemen Keuangan Republik Indonesia (Depkeu) menjadi tetap terdiri dari 20 (dua puluh) unit. Jumlah yang sama dari PMK mengenai Organisasi dan Tata Kerja Depkeu sebelumnya (PMK Nomor 131/PMK.01/2006). //Loh, terus apanya yang berubah, Bang?//

Perubahan organisasi yang kentara terlihat pada struktur organisasi Direktorat Jenderal Perbendaharaan, misalnya. Ada unit direktorat baru yang merupakan gabungan dari dua direktorat sebelumnya, yaitu Direktorat Sistem Manajemen Investasi yang merupakan gabungan dari Direktorat Pengelolaan Penerusan Pinjaman dan Direktorat Pengelolaan Dana Investasi. Ada pula direktorat baru, yaitu Direktorat Transformasi Perbendaharaan. Agaknya direktorat yang terakhir ini merupakan pecahan dari Direktorat Sistem Perbendaharaan menilik pada beberapa kemiripan //atau tumpang-tindih?// tugas pokok dan fungsi keduanya. //Dulu memang sempat kudengar kabar akan adanya pemekaran ini.//

Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) juga terlihat berubah. Perubahan paling mencolok adalah dengan munculnya Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kekayaan Negara dan Perimbangan Keuangan (Pusdiklat Kekayaan Negara dan Perimbangan Keuangan) dalam struktur organisasinya. Pusdiklat yang bertugas membina pendidikan, pelatihan, dan penataran keuangan negara di bidang kekayaan negara dan perimbangan keuangan ini dibentuk mengingat urgensi dan kebutuhan akan SDM yang ahli di bidang kekayaan negara dan perimbangan keuangan, khususnya bagi pegawai di Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan.

Di samping pembentukan Pusdiklat Kekayaan Negara dan Perimbangan Keuangan tersebut, terdapat perubahan nama pada unit instansi di bawah BPPK. Antara lain Pusdiklat Pengembangan SDM dari semula bernama Pusdiklat Pegawai. Perubahan nama ini terkait dengan penajaman fungsi Pusdiklat ini bahwa selain melakukan pembinaan diklat yang berhubungan dengan kepegawaian seperti penjenjangan pangkat dan jabatan, Pusdiklat ini juga melakukan penataran di bidang pengembangan SDM serta melakukan urusan administrasi pendidikan pascasarjana bagi pegawai di Depkeu. Agaknya perubahan ini juga terkait dengan perubahan nama Biro Kepegawaian menjadi Biro SDM pada Sekretariat Jenderal Depkeu (menunjuk PMK Nomor 54/PMK.01/2007 tentang Perubahan Atas PMK Nomor 131/PMK.01/2006). //Yah, mungkin biar keren saja kedengarannya. Biar agak fantastis, gitu. Hoho.//

Perubahan nama juga terjadi pada Pusdiklat Anggaran yang diganti menjadi Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan. Hal ini mengingat adanya “aksi protes” oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang dulunya merupakan pemekaran dari Direktorat Jenderal Anggaran seiring dengan perubahan dalam Depkeu tempo dulu akibat adanya reformasi penyempurnaan manajemen keuangan Negara di Indonesia.

Pada struktur organisasi Sekretariat BPPK, Bidang Bina Program, yang tugasnya melaksanakan penyiapan koordinasi, perumusan dan evaluasi rencana strategik serta rencana dan program kerja BPPK, dihapuskan. Penghapusan ini dikarenakan tugas tersebut dilimpahkan kepada masing-masing Pusdiklat di bawah BPPK. Kemudian muncul Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi. Bidang ini memiliki tugas melaksanakan penyusunan rancangan, pengelolaan, pengembangan dan pemutakhiran sistem, data, struktur dan infrastruktur informasi pendidikan, pelatihan dan penataran keuangan negara serta hubungan masyarakat.

Masih ada beberapa perubahan lain sebenarnya. Namun mengingat //Lagi-lagi mengingat mulu, Bang.// Farijs van Java sedang sibuk puasa, cukup sekian dulu, ya.

(^_^)v

===

Notabene:

Tulisan ini terinspirasi atas sebuah SMS yang kuterima subuh tadi yang bunyinya kurang lebih sebagai berikut:

“P3+PDI=SMI/Sri Mulyani Indrawati=Dit. Sistem Manajemen Informasi Investasi. wkwkwkwk.. Tampak dipaksakannya.”

Yah, tampak dipaksakan atau tidak, yang jelas banyak kebetulan mengenai kesamaan inisial nama unit tertentu dalam Depkeu dengan inisial nama pejabat tertentu. Begitu banyakkah kebetulan di dunia ini? Hoho.

===

Disclaimer:

Tulisan ini dibuat atas dasar keisengan semata. Mohon maaf apabila terdapat kekeliruan ataupun kesalahan data dan informasi dalam postingan ini. Semua karena keterbatasan dan kekurangan saya. Terima kasih. (^_^)v