Malam Semangat

Malam ini aku berkeringat sehat, Saudara. InsyaAllah.

Betapa tidak? Tadi lari-lari, takut terlambat. Hampir jatuh pula naik tangga. Tersandung anak tangga tadi. Untungnya ada orang lewat yang cepat tanggap menarik lenganku. Alhamdulillah.

Langit malam ini indah sekali, Saudara. Yah, meski tanpa terangnya cahaya rembulan apalagi purnama, langit tidaklah kelam menghitam. Banyak sekali tebaran awan putih tebal yang sedikit berkilau, menjadikan langit malam berwarna biru keunguan.

Sesekali terlihat kilatan petir di kejauhan. Tampaknya agak jauh dari sini sedang terdera hujan berpetir. Sementara bintang-bintang terlihat bertebaran; berkilau laksana ujung berlian. Menambah khidmat nuansa malam.

Jelaslah memang kalau malam ini bahagia menyelimuti jiwaku. Lanjutkan membaca “Malam Semangat”