Sate Kambing vs Mbok-mbok Tukang Jamu Alang-alang di antara Para Bidadari Menyambut Purnama

Sejak zaman dahulu kala akar alang-alang telah terbukti khasiatnya dalam mengobati panas dalam. Menurut penelitian para ahli botani masa kini, akar alang-alang dapat menurunkan panas tubuh dengan cara melancarkan air seni, dapat memperlancar peredaran darah, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Akar alang-alang juga memiliki kandungan Cylindol A sebagai antiradang dan penghilang rasa sakit sehingga sangat baik sebagai obat sariawan dan radang tenggorokan.

Anda kepanasan mendengar lantunan Quran? Segeralah makan alang-alang!

Hwehe. Sedang panas dalam nih, Saudara-saudara. Sedang kelaparan pula. Tapi juga sedang ngidam sate kambing. Duh, bagaimana dong? Bagaimana kalau setelah makan kambing yang disate tadi panas dalamnya makin menjadi-jadi? Adakah sate kambing rasa alang-alang? Atau alang-alang rasa sate kambing? Rasanya aku harus cepat-cepat menghubungi Pak Bondan Winarno, nih.

(^_^)v

Eh, coba keluar, deh. Tengoklah langit timur. Bulannya makin cantik saja. Purnama sempurna! Bidadari yang sedang turun kira-kira jumlahnya berapa ya, Saudara-saudara?

Jualan Mbok-mbok Jamu (Edisi Temu Pelawak)!

Jamu… jamu…. Siapa yang mau beli mbok-mbok jualan jamu lagi…?

(^_^)v

Anda sakit hati? Segeralah minum sari temulawak! Ia dapat menjaga kesehatan fungsi hati Anda. Di samping itu, ia dapat menambah nafsu makan, sangat baik bagi Anda yang kurang gizi. Ia dapat pula mengobati jerawat, mencegah panas dalam, dan mengobati sariawan. Tapi maaf, ia tidak dapat menyembuhkan penyakit epilepsi Anda. Satu lagi, ia dapat membuat Anda tertawa terbahak-bahak!

Hoho. Lagi-lagi tentang jamu. Semoga Saudara-saudara tak jemu. Hwehe.

Ngomong-ngomong soal jamu, aku mau ngomong, nih. Begini, Saudara-saudara. Ini kan bulan Ramadhan. Bulan puasa. Dan untuk berpuasa sangat dianjurkan untuk sahur terlebih dahulu, kan? Tapi yang menjadi masalah adalah pada saat kita berbuka, sadar atau tidak sadar kita makan terlampau banyak. Padahal kan waktu berbuka itu malam hari, ya. //Yaiyalah, kalo makan pagi namanya sarapan, Bung!//

Nah, berhubung pas buka itu kita makan kebanyakan, perut penuh kekenyangan, pas bangun sahur esok paginya jadi tidak nafsu makan. Bukan begitu, Saudara-saudara? Atau kalau pun kita tidak makan kebanyakan, “hawa”-nya kita memang tidak pengen makan. Masak bangun tidur langsung makan? Memangnya macan? Hwehe.

Minumlah jamu temulawak, Saudara-saudara! Niscaya ia akan memulihkan gairah makan kita. Makanan apa saja yang terhidang untuk santap sahur, pasti akan masuk semua ke perut kita. Entah itu ayam panggang, pizza, spaghetti, soto betawi, martabak india, atau apapun //minumnya…// dapat kita santap dengan lahap karena nafsu makan kita bertambah. Percayalah, Saudara-saudara. Saya telah membuktikannya…. //Jadi berasa salesboy….//

Tulisan terkait:

Khasiat Temulawak @ Indofarma

Jualan Mbok-mbok Jamu (Edisi Beras Kencur)

Lelah Sekali Lagi, Lagi-lagi Lelah Sekali, Sekali Lagi Lelah

Malam ini kurasakan keletihan yang teramat sangat. Pinggang ini terasa seperti baut yang dicengkeram kencang oleh tang. Kedua kaki ini seakan mesin yang sudah aus, susah digerakkan. Dan lengan ini, ikut-ikutan susah ditekuk-luruskan. Hanya jemari ini yang masih semangat menggencet keypad ponsel, merangkai huruf demi huruf postingan ini.

Heh…. Badan pegal-pegal, pikiran letih. Batin ini lesu, gairah menurun. Setelah “Sibuk Sekali Lagi” pekan lalu, pekan ini aku akan semakin sibuk. Bertumpuk pekerjaan, bertumpuk permasalahan, bertumpuk pula keinginan.

Persiapan menjelang Ramadhan agaknya semakin terteter. Buku tentang Ramadhanku belum kusentuh sama sekali. Sementara file tentang Ramadhan belum sempat kupelajari. InsyaAllah kuposting di sini agar saudara-saudara sekalian bisa turut membaca dan turut mengerti.

Tadi seharian di Ancol. Berkumpul lagi dengan anak-anak The Penampakanz. Seperti biasanya, lagi-lagi aku over-ontime. Setengah jam datang lebih awal, sementara kami semua baru masuk ke Pantai Ancol dua jam setelah lewat waktu yang dijanjikan. Banyak yang tidak bisa atau tidak jadi datang. Namun, Alhamdulillah, cukup menyenangkan. Sedikit menghiburku di kala jenuhku akan rutinitas kesibukanku. Oya, di Ancol aku bertemu pula dengan seorang kawan lama, teman SMA dulu. Seperti sudah diduga, dia shock melihat perubahan pada tubuhku. Terlalu banyak perubahan. Terlalu banyak lemak tumbuh dan berkembang di bawah kulitku.

Esok hari tibalah kembali masa harus kujelang hari-hari sibukku. Doakan aku saudara-saudara, semoga aku bisa melewatinya dengan baik dan semoga Allah SWT melimpahkan barakahnya untuk kita semua. Semoga esok kelelahan ini sirna. Sudah kuminum jamu beras kencur yang mak nyus itu. Jadi InsyaAllah besok pagi aku ‘kan bugar kembali….

(^_^)v

Semangat!

Jualan Mbok-mbok Jamu!

Jamu… jamu…. Siapa yang mau beli mbok-mbok jualan jamu….

(^_^)v

sbg minuman tradisional, beras kencur dikenal sbg mnmn yg brmnfat unt mngtasi pegal2, perut kembung, pghngt badan, dan pnmbh nfsu mkn.

Message delivered to:
(banyak banget orang!)
08-Aug-2008 20:08

SMS dikirim….

SMS diterima….

Beragam balasan SMS kuterima. Ada yang menanyakan ini semacam kuis atau apa. Ada yang menambahkan khasiat beras kencur itu sendiri. Ada yang terbengong-bengong. Ada yang cekikikan sembari berpikiran jorok. Ada yang perhatian kepadaku, menanyakan kesehatanku. Ada yang menanyakan apakah ini semacam promosi MLM. Ada yang memesan jamu. Ada yang memesan mbok-mbok yang jualan jamu. Ada yang … ini yang paling lucu. Ada yang … //nahan ketawa// … bilang kalau diriku ini sudah gila! Hwahaha…. Ups, nggak lucu, ya? Hoho. Maap kalo jayus. Hwehe….

(^_^)v

Suwe ora jamu
Jamu godhong telo
Suwe ora ketemu
Ketemu pisan gawe gelo

Suwe ora njamu
Njamu gendhong rondho
Suwe orang ketemu
Ketemu pisan ora kondho

Busyet! Jenuh banget. Buhuhu….

Hari ini aku sedang menjalankan sebuah misi yang teramat berbahaya. Sebuah misi dalam rangka menyelamatkan keuangan negara. Sebuah misi yang jika tidak dilaksanakan … halah! Nama misi tersebut cukup keren: Operasi Penghapusan GAME di Seantero Pusdiklat BC!

Ya, ini diriku sedang lembur. Menjalankan titah Surat Tugas yang merujuk kepada Surat Edaran yang teramat aneh. Bahwa dalam rangka melakukan efisiensi keuangan negara, memerintahkan segala bentuk GAME dalam komputer maupun laptop inventaris kantor. Hoho. Jadi tugasku ini teramat mulia sekali. Menghemat uang negara yang sedang dilanda krisis “koruptor” ini. Dan karena bahwasanya GAME itu juga merusak moral pelakunya, maka diriku juga melaksanakan sebuah misi sosial yang sangat besar. “Masa depan negara ini terletak di pundak Saudara,” begitulah mungkin yang disampaikan Ibu Menteri seandainya aku bertemu dengan beliau. Hwaha….

(^_^)v

Dah ah, makin siang makin lapar makin ngaco saja. Segera tuntaskan misimu, anak muda!

Semangat!