Kawan Berjalan: A Self Reflection

Alangkah beruntungnya mereka yang menemukan kawan berjalan yang panjang langkahnya sama. Lebih beruntung lagi apabila langkah keduanya seirama.

Postingan yang kutulis pada 30 November 2014 di atas adalah yang paling berkesan karena barangkali bisa menjadi refleksi atas segala perasaan hati dan pemikiranku selama setahun belakangan ini. Memanglah benar betapa susah mendapatkan kawan berjalan yang semacam itu. Dengan cara yang keras/ susah kusadari hal demikian; memang benar pula bahwa kita baru akan menyadari arti pentingnya keberadaan seseorang bagi kita setelah kita kehilangan dia.

Tadi malam aku menonton lagi film “Doraemon: Stand By Me” untuk kedua kalinya. Lalu kusadari kembali akan satu hal: bahwa barangkali aku seperti Nobita, yang baik sadar maupun tak sadar menyabotase diri sendiri karena beranggapan bahwa seseorang bisa jadi akan lebih baik dan bahagia ketika kita tidak bersamanya. Rasa-rasanya aku ingin menangis pada saat adegan itu, kawan, tetapi…

♪ Malu sama kucing.. ♪ Meong ♪ meong ♪ meoong.. ♪

Andai saja sudah sejak lama aku mengikuti serial Modern Family, barangkali kutipan dari salah satu episodenya bisa membuatku bertindak lain: Lanjutkan membaca “Kawan Berjalan: A Self Reflection”

Lomba Menulis Surat

Barangkali senapas dengan InCoWriMo, Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemkominfo menyelenggarakan “Lomba Menulis Surat Remaja Nasional 2014“.

Sayang sekali, Saudara, aku masih terlalu muda untuk bisa berpartisipasi dalam lomba tersebut. Sungguh teramat sayang. Bagi kalian yang sudah cukup umur, silakan mengikuti lomba tersebut. Hadiahnya sungguh lumayan, lho, Pemenang I mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp12.000.000,00 berikut hadiah lainnya. Bagaimana?

Silakan kunjungi laman Kementerian Komunikasi dan Informatika (kominfo.go.id) untuk keterangan lebih lanjut. Ingat, ya, batas keikutsertaan lomba adalah sampai dengan 28 Februari 2014.

Anak-Anak Nyanyi

Haha. Iseng-iseng kemarin ngubek-ubek isi harddisk. Eh, nemu hasil rekaman camcoder tepat dua tahun yang lalu.

Kala itu, aku masih terkenal sebagai seorang paedopus complex yang suka bergentayangan mencari mangsa. Haha. Inilah hasil intaianku.

Bagaimana? Lucu-lucu, bukan? 😀

Surat Kotak Teruntuk Adinda: Apa Kabar, Usia?

Dear Amela di Kota Semerbak,

Setelah menyimak apa yang dikau katakan di sini, aku pun lantas meninjau ulang apa yang sudah menjadi patokanku, yaitu ‘nilailah buku dari sampulnya’.

Bahwasanya seseorang berpenampilan sebagaimana penampilannya terwujud adalah dengan penuh harap agar orang lain menilai dia sesuai dengan penampilannya tersebut. Maka beginilah aku, seorang lelaki yang sering disebut ‘si manusia akar’ atau ‘lelaki kambing’ hanya karena terdapat segumpal jenggot pada daguku.

Sejatinya aku hanyalah ingin dihargai dan dinilai lebih dewasa daripada yang sebenarnya, Amela. Tak ingin aku disebut sebagaimana kedua sebutan di atas. Karena bagaimanapun sebutan yang terakhir tersebut membuatku tiada merasa aman berkelana pada saat-saat menjelang Idulkurban seperti sekarang ini. Lanjutkan membaca “Surat Kotak Teruntuk Adinda: Apa Kabar, Usia?”

Tak Ada Ide, Permen Kopi Pun Jadi

Hoho. Tak ada ide untuk menulis apa. Ya sudah, aku kabarkan sebuah video konyol saja:

Video Momen Ngantuk: Halte Bukan Tempat Tidur
Video Momen Ngantuk: Halte Bukan Tempat Tidur

Silakan Saudara lihat video-nya. Klik saja gambar orang aneh di atas agar menuju situs video tersebut. Silakan putar dan nikmati video konyol ini. 😀

Kalau sudah, silakan klik tulisan score this item di bawah video tersebut. Nanti akan muncul sebanyak lima bintang. Jangan lupa klik bintang terakhir, ya. Hwehe. 😀

NB.
Sebenarnya ada beberapa ide menulis, cuma sedang tidak bergairah untuk menuliskannya hari ini. 😀

Call for Papers

Call for Papers

Academic Conference

“Membangun Kepedulian Akademis untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Anggota Ikanas Depkeu”

KONGRES & REUNI AKBAR IKANAS DEPKEU 2010

Kampus Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
Jl. Bintaro Utama Sektor VA, Tangerang Selatan
Kamis, 30 September 2010

***

Academic Conference adalah salah satu event dalam rangkaian acara Kongres & Reuni Akbar Ikanas Depkeu 2010 yang diselenggarakan untuk meningkatkan minat anggota Ikanas Depkeu dan civitas academica Sekolah Tinggi Akuntansi Negara terhadap kajian dan telaah akademis yang terkait dengan kompetensi dan bidang akademisnya.

Panitia Academic Conference mengundang seluruh anggota Ikanas Depkeu dan civitas academica Sekolah Tinggi Akuntansi Negara untuk mengirimkan hasil kajian dan telaah akademis dengan berbagai topik yang terkait dengan accounting, business, management, economics dan public governance, termasuk: Lanjutkan membaca “Call for Papers”

Go Green Penampakanz Photo Contest

go green penampakanz

Dalam rangka memperingati 2 tahun kelahiran The Penampakanz 11 November 2009 dan Hari Pohon Sedunia 21 November 2009, The Penampakanz Family mengadakan lomba foto dengan tema “Go Green Penampakanz“!

Ayo kirimkan foto terbaru dirimu yang sedang berpose bersama tempat sampah atau foto kamu di dalam tempat sampah! Bisa juga mengandidatkan orang lain /mengirimkan foto temanmu! Kirim foto yang semenarik dan sekece mungkin, ya!

Ada 2 souvenir menarik untuk 2 demitz yang fotonya menarik dengan foto paling menarik. Ayo buruan! Lomba ini ditutup tanggal 30 November 2009 dan pemenang akan diumumkan tanggal 1 Desember 2009.

Lomba ini terbuka untuk umum, lho!

Oh ya, caranya share tautan foto tersebut di kolom komentar di bawah ini.

Cintailah tempat sampah! GO GREEN!

Agustusan

Agustusan di kantorku:

Diawali dengan senam pagi…

Rentangkan kedua kaki!
Rentangkan kedua kaki!

… karena di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat!

Setelah itu sarapan pagi…

Makan! Makan! Makan!
Makan! Makan! Makan!

… karena sarapan itu penting bagi kecerdasan otak.

Alih-alih memukul gong, memukul periuk menjadi tanda start

Pukul! Pukul! Pukul!
Pukul! Pukul! Pukul!

… menandakan babak-babak kehidupan baru dimulai.

Bahu-membahu meraih kemenangan…

Tarik! Tarik! Tarik!
Tarik! Tarik! Tarik!

… karena banyak tangan akan lebih berjaya.

Bekerja sama demi satu tujuan…

Panjat! Panjat! Panjat!
Panjat! Panjat! Panjat!

… karena bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh!

Berjuang ikhlas sekuat tenaga…

Berkibarlah merah putih!
Berkibarlah merah putih!

… demi Indonesia Raya!

Merdeka!