Bolu. Mau?

Kemarin seharusnya aku memosting tulisan mengenai bolu. Sudah kubuat naskahnya beberapa paragraf, padahal. Akan tetapi berhubung komputernya kemudian mengalami kerusakan sedikit \tidak sampai ia mengeluarkan asap atau percikan api\ maka naskah tersebut tidak tersimpan.

Demi memuaskan hasrat, baiklah akan kupajang foto salah satu jenis bolu di bawah ini. Bolu ini sekarang sudah berada di tempat nyaman yaitu di dalam usus halusku.

Adakah di antara kalian mengetahui nama jenis bolu ini?

Sejenis bolu
Sejenis bolu. Mau?

Makanan Nostalgila

Kemarin malam, aku pergi ke pasar swalayan. Begini begitu begini begitu. \Bla bla bla, maksudnya.\ Nah, ketika tiba di rak roti-rotian \rotinya sih roti beneran\ ada satu ibu, satu ayah, dan dua anak \Jadi jumlahnya berapa, anak-anak?\ sedang berada di lorong situ juga.

Sang ibu berkata kepada si ayah, “Ayah besok bawa roti aja. Nanti pakai selai.”

Lantas bagaimanakah komentar si ayah? Sesungguhnya ia adalah ayah berujar, “Ayah biasanya pakai margarin dikasih gula itu loh.”

Komentar tersebut lantas menimbulkan pemikiran bodoh dari dalam kepalaku. Begini: Lah? Sampai sudah punya anak dua bagaimana bisa sang ibu tidak tahu kesukaan si ayah dalam melapisi tangkupan roti tawarnya?

Dengan begitu aku pun mengambil sekantung roti tawar berikut satu wadah margarin Pita Biru. Maka beginilah sarapanku pada keesokan paginya:

Roti tawar, margarin, dan gula
Roti tawar, margarin, dan gula

Roti tawar dengan dilapisi margarin dan gula semacam ini adalah makanan mewah ketika aku kecil. Ketika aku badannya sudah sebesar sekarang ini, maka hidangan ini adalah hidangan nostalgila nostalgia. Adakah di antara kalian menyukai makanan ini ketika kecil dahulu? Atau bahkan sampai sekarang pun?

Berikutnya adalah sebuah foto dari puding di dalam perut orang lain sekarang mana kala tadi siang tidak kumakan. Bentuknya lucu, bukan? Lanjutkan membaca “Makanan Nostalgila”

Ide Lagi

Dari sekian banyak ide yang bergentayangan di hari ini, ide inilah satu-satunya yang dapat kuingat untuk lantas kudokumentasikan di sini.

Ada dari kalian yang ingin tahu?

Adalah sebuah nama, atau merek dagang, atau apapun, apabila berbisnis martabak manis atau terang bulan, namakanlah dengan “MARTABAK BANGSA”. Niscaya ia akan tenar setenar martabak bangka sekaligus mengangkat harkat bangsa kita di mata dunia kuliner.

Sekian.

Sayap Kanan vs Sayap Kiri

Sejatinya, apakah makna sebenarnya dari pembedaan istilah golongan sayap kanan dan sayap kiri, karena toh ternyata golongan sayap kiri ada juga yang antikomunis dan yang kanan ada yang antiliberal? Pembedaan yang tegas sangat diperlukan mengingat tuntutan dari para penggemar ayam yang bingung ketika harus menentukan pilihan di kedai-kedai ayam goreng, apakah memilih sayap kanan atau yang kiri.

Tempat Roti dan Gambar Mini

Inilah tempat rotiku.

Monsuta membawa roti
Monsuta membawa roti

Foto di atas aku padatkan menggunakan layanan JPEGmini. Kan sudah pernah aku beritahukan kepada kalian perihal ini? Silakan membaca lagi postingan Mini Kecil kalau kalian tidak ingat.

Sekarang JPEGmini sudah tersedia aplikasinya. Baru khusus Mac OS X saja sih. Sudah tersedia di Mac App Store. Akan tetapi aplikasi ini berbayar, Saudara sekalian. Aku sungguh kecewa sekaligus menyayangkan. Akankah fasilitas di situs webnya dalam masa kedepan berbayar juga? Jangan sampai itu terjadi, Saudara-saudara! 😀

Curcol Op Nde De

Jadi pagi tadi aku makan belimbing. Masih ada asam-asamnya. Maka perut melilit ini segera menaikkan darah ke ubun-ubun.

Jadi kemarin kan sudah kukatakan aku makan tengah malam? Subuh-subuh perut melilit ini sudah minta diantar ke toilet berkali-kali. Kan jadi pegal kakiku?

Jadi dua hari yang lalu itu aku menunggu lama sekali akan sebuah bus kota. Ada seorang petugas yang bersepatu boot hitam mengilap sekali, melarang bus-bus berhenti di halte bus. Kan aneh? Kan bagaimana nanti aku harus naik bus? Sampai pegal kakiku menunggui bus lama sekali. Akhir pun aku naik taksi.

Petugas Lalu Lintas Bersepatu Boot Hitam Mengilap di Sebuah Halte
Petugas Lalu Lintas Bersepatu Boot Hitam Mengilap di Sebuah Halte

Jadi dua hari kemarin itu pula aku makan rujak cakwe. Lanjutkan membaca “Curcol Op Nde De”

Beli Embing Makanan Aneh

Sarapan, Saudara? Roti belimbing susu cokelat!
Sarapan, Saudara? Roti belimbing susu cokelat!

Berbicara menu makanan aneh dan tak wajar, pengamalanku sudah berbilang. Kalian pernah makan burger jambu biji? Itu dia salah satunya.

Dulu di pekarangan rumahku ada pohon jambu biji. Setiap musim berbuah, aku betah berlama-lama nangkring di salah satu dari dua cabangnya. Pohonnya kecil sebenarnya. Kalau ada dua orang bocah nangkring di masing-masing cabangnya, pastilah itu pohon akan goyah. Untung saja dulu aku tergolong petinju kelas kapas. 😀 Lanjutkan membaca “Beli Embing Makanan Aneh”