Ber-OpenTTD

Tahukah kalian? Saat ini aku sedang kecanduan memainkan OpenTTD.

Apakah itu OpenTTD? Yakni sebentuk pembuatan ulang secara sumber terbuka (open source) dari permainan Transport Tycoon Deluxe (TTD). Barangkali ada di antara kalian yang begitu membaca “tycoon” langsung teringat dengan permainan RollerCoaster Tycoon. Maka yang demikian adalah bukan kebetulan karena yang menciptakan kedua permainan tersebut adalah orang yang sama: Chris Sawyer.

OpenTTD adalah sejenis permainan komputer berupa simulasi transportasi perkotaan. Sebagai pemain, kita didaulat mengoperasikan sebuah perusahaan transportasi. Kita dapat membuat jaringan jalan raya, rel kereta api, membangun bandara, pelabuhan, terminal, pangkalan truk, dan landasan helikopter. Termasuk kita dapat pula membangun jembatan dan terowongan.

Tampilan Permainan OpenTTD - Peta
Tampilan Permainan OpenTTD – Peta

Tersebutlah pada tahun 1950 (atau sesuai pengaturan), kita mendirikan sebuah perusahaan transportasi. Pertama-tama perusahaan transportasi kita diberi pinjaman sejumlah uang oleh bank. Uang tersebut kita pergunakan antara lain untuk membuat sistem dan jaringan transportasi di sebuah negeri antah berantah. Agar perusahaan mendapatkan pemasukan, kita harus mengangkut penumpang dari satu kota ke kota yang lain atau mengangkut bahan baku industri dari daerah pertambangan/ pertanian ke pabrik atau instalasi lainnya. Demikian pula kita dapat mengangkut hasil industri tersebut ke kota. Lanjutkan membaca “Ber-OpenTTD” β†’

Today’s made of music, video, game, and browser

Aku setuju dengan artikel The Daily Post mengenai musik dan menulis ini. Musik sangat berpengaruh terhadap diri kita, baik mental maupun instrumental. Eh, maksudku emosional.

Kalau aku, untuk mendapatkan konsentrasi dan kefokusan, sering dengan memasang earphone iRhyme-ku demi mendengarkan dendangan lagu, entah itu Mozart, Monkey Majik, Sheila On 7, Koes Plus, maupun Waljinah. Setelah kedua hal tadi kudapat, maka aku pun sanggup menulis dengan baik dan benar, atau malah dengan serampangan dan kebetulan. Namun tak jarang pula, dengan mendengarkan musik-musik tersebut, aku kehilangan kefokusan karena ikut asyik menyenandungkan lagu yang kuputar. \Jadi gimana, dong?\

Berbicara tentang musik dan kefokusan, silakan Saudara saksikan video klipnya Monkey Majik berikut ini. Bagi kalian yang sanggup fokus dan berkonsentrasi, silakan nikmati kejutan di bagian akhir video. πŸ˜€

\Coba kutebak. Pasti kalian langsung menggeser video ke bagian belakang. Iya, kan?\

Satu lagi, Saudara. Video berikut ini sungguh sebuah iklan yang sangat cerdas mengenai Chromebook: Lanjutkan membaca “Today’s made of music, video, game, and browser” β†’

RIP: Creeper (1)

Angin malam berembus kencang hingga menggoyang rerumputan. Sejuknya terasa sampai ke tulang belakang. Di atas sana, cahaya purnama timbul-tenggelam dalam lautan awan mendung keperak-perakan. Tak satu pun bintang berani menampakkan dirinya karena suasana sedemikian mencekam.

Dari kejauhan terdengar suara nguik babi memecah sunyi. Entah apa pula yang dilakukan oleh sekumpulan babi-babi itu dalam kekelaman malam seperti ini. Hanya babi-babi haram jadah ini yang bersuara, sementara sapi, domba, dan ayam sudah terlelap berselimutkan mimpi.

Aku berjalan seorang diri di padang ilalang dekat danau. Sementara di seberang danau sana segerombolan Zombie terdengar meracau. Barangkali mereka menemukan pemukiman manusia karena lantas kudengar teriakan-teriakan mereka yang parau.

(akan berlanjut)

===

IN MEMORIAM
CREEPER
19.00 – 19.56

Apalah Arti Sebuah Judul

Haha. Baru saja mendengarkan reaksi-reaksi kepedasan dari dua orang penyiar radio yang dikerjai habis-habisan oleh produser yang berkomplot dengan para pendengar setianya.

Ah, andaikan ada koneksi internet cepat dan Kyoko, komputerku, tidak sedang rusak, sudah pasti aku akan gembira sekali melihat ekspresi wajah mereka ketika mengunyah cabe rawit sembari membacakan berita. Haha.

Bermain Minecraft itu ternyata dapat menyebabkan kecanduan, Saudara. Dapat pula menyebabkan secara tanpa sadar tangan kita melakukan gerakan-gerakan semacam menggali tanah ataupun menambang batu.

Dan oleh karena Kyoko sedang sakit keras, jadilah kecanduan itu tidak memiliki penyalurannya secara layak. Maka beginilah keadaanku sekarang, dengan mulut berbusa sembari menggumamkan “dug dug dug” dan gerakan-gerakan memukul babi menggunakan obor.

Sang Sejarawan sudah memasuki Bab 15, menyebabkan aku membayangkan kejadian menyeramkan yang katanya terjadi beberapa abad lalu tentang penyulaan manusia oleh Vlad Sang Drakula. Sungguh, apabila kugabungkan dengan efek kecanduanku tadi, maka akan terciptalah citra seekor babi yang digulingkan di atas bara api, dan tentu saja itu haram dimakan dengan semur jengkol sekalipun.

Demikianlah Saudara, dalam malam keterinsomniaanku aku berharap dua orang penyiar radio kita tadi membacakan berita sembari disuruh berguling-guling di lantai studio. Sekian. Selamat mamam.