Malam Acak

Mengaku.. bujangan.. kepada.. setiap wanita..
Ternyata.. sudah om-om tua..

Tak sengaja.. lewat.. depan rumahmu..
Kumelihat.. ada tenda biru..
Dihiasi.. bendera warna kuning..
Hati bertanya.. syapa meninggal dunya..

Malem minggu.. aye pergi.. ke bioskop..
Bergandengan.. ame koboi.. nonton pacar..
Beli karcis.. tahu-tahu.. kebanyakan..
Jage gengsi.. kepakse buka lapakan.. (dijual lagi)

Kukatakan dengan indah.. dengan terbuka..
Toplesku hampa.. sepertinya lupa.. menghampirinya..
Kau beri rasa yang berbeda.. mungkin kusalah.. mengisikannya.. yang kurasa nastar..

Dinda.. dimanakah kau berada..
Rindu aku ingin jumpa.. meski lewat janda..

Cicak-cicak di dinding.. diam-diam merayap..
Datang bayangan mantan.. Hap! Lalu diratap..

Perjalanan The-Penampakanz Band Episode 4

Iseng melihat-lihat Draft Posts. Eh nemu tulisan ini. Tak terasa, sudah lebih dari tiga tahun. Revisi terakhir tulisan ini kulihat tanggal 10 Juli 2008 pukul 16:58.

Sebenarnya dulu sudah punya ide jalan cerita dan pengkhataman kisahnya. Akan tetapi… Ya sudahlah. Berikut ini adalah sebuah tulisan tak-terselesaikan dari rangkaian kisah garing nan lapuk (langsung dari kotak draft tanpa disunting):

===

Ini adalah episode terakhir dari tetralogi kisah “Perjalanan The-Penampakanz Band”. Setelah dua bulan lebih beberapa hari akhirnya penulis menyelesaikannya juga. Untuk itu pertama-tama penulis ingin mengucapkan puji syukur Alhamdulillâh kepada Allâh Subhânahu wata’âla. Tak lupa pula penulis ucapkan terima kasih kepada kedua orang tua, adik-adik, handai taulan. Juga kepada para guru yang telah berhasil mengantarkan penulis hinga menjadi gak-genah writer seperti sekarang ini. Dan yang lebih penting, penulis ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada para pembaca sekalian, para fans The-Penampakanz Band, atas segala cacian dan makiannya yang sungguh menusuk kalbu serta segala sambitan yang ditujukan kepada penulis. Thank you very much. Ateng ngguyu makan tomat. Syukran jiddan. Ahlan wa sahlan. Ilal-liqa’. (^_^)v

Seperti telah dijanjikan dalam ¼ episode sebelumnya, pada episode terakhir ini nantinya akan diceritakan kehidupan pribadi masing-masing personil The-Penampakanz Band, mulai bagaimana karier copetnya FARIJS, kisah cintanya AANK, KRISNAAA dengan sepeda kesayangannya, IRRR dan para babysitter-nya, serta BNGKY dan gitar tuanya. Pada episode ini juga akan dikisahkan awal mula The-Penampakanz Band menampakkan diri di tengah gegap gempita panggung hiburan dunia demitz, bagaimana mereka mulai memasuki dapur rekaman hingga dapur warteg, dst. Jadi tunggu apa lagi, anak muda serta kaum perempuan kudu gabung dan kudu menang! //Yah, kek kampanye salah satu parpol baru bikinan Mister Sys Ente aja. Buru atu Bang Penulis, segera ceritakan kepada kami!// Lanjutkan membaca “Perjalanan The-Penampakanz Band Episode 4”

Aku Adalah Pria?

Sebuah artikel baru saja kubaca. Menggelitik.

Mengapa Pria Hanya Senang Saat Mengejar Wanita?” Itulah judul artikelnya. Mengapa ya kira-kira, Saudara-saudara?

Sebenarnya topik ini pernah dinasihatkan oleh KAKAK MANIS beberapa hari yang lalu. Bahwa secara umum seorang pria menyukai tantangan dan perburuan. 

Dan entah mengapa sekarang aku berharap menjadi seorang pria pada umumnya….

Ah, entah mengapa pula malam ini aku jadi teringat lagu semasa kecil: “Abang Tukang Bakso”

Abang tukang bakpao
Mari-mari sini
Aku mau beli

Abang tukang bakpao
Cepat dong kemari
Sudah tak tahan lagi

Satu potong saja
Lima ribu perak
Yang tembam bakpaonya

Tidak pakai sambal
Tidak pakai saos
Juga tidak pakai lama

Bakpao bulat seperti bola pimpong
Kalau lewat membuat perut kosong
Jadi bakpao janganlah suka sombong
Kalau sombong digigit Farijs ompong

Tak Pernah

Oke, Saudara-saudara. Selamat petang, Assalâmu’alaykum! Jumpa lagi dengan penyiar favorit Anda, FARIJS MANIJS. Masih mengudara menemani Anda semua beristirahat, RADIO CEMANGAT. Masih di gelombang 168.22.0.1 FM. Ya, pada malam yang cukup mendung ini Alhamdulillâh kita masih diberi kenikmatan bisa mendengarkan siaran acara favorit kita semua: BANGBANGTUT, TEMBANG-TEMBANG PENGANTAR KENT*T.

Saudara, apa kabar kantor hari ini? Luar biasa! Bagaimana pun juga sibuknya kita, seberapa pun tertekannya kita dalam bekerja, kita patut meneriakkan LUAR BIASA! Ya, cukup teriakkan LUAR BIASA, Saudara-saudara. Lantang, lepas. Teriakkan! Ayo teriak bersama-sama, Saudara: LUAR BIASA!

[applause]

Karena siapa lagi yang lebih optimal menyemangati kita kalau bukan diri kita sendiri, Saudara-saudara. Bukan begitu, Saudara?

Baiklah, Saudara-saudara. Pernahkan Anda sekalian mengungkapkan rasa cinta kepada orang-orang yang Saudara cintai? Pernahkah Saudara mengucapkan “I LOVE YOU” kepada mereka? Ungkapkanlah, Saudara. Ucapkanlah. Karena cinta akan terasa jauh lebih indah apabila diucapkan.

TAK PERNAH aku rasakan ‘ku tak bisa tidur dengan nyenyak
tak pernah aku rasakan aku tak bisa makan dan minum
tak pernah aku menjadi cengeng seperti ini
tak pernah aku menjadi lemah seperti ini
‘ku tak bisa bayangkan bila kamu tak jadi istriku
‘ku tak bisa bayangkan bila hartamu tak jadi hartaku

kemana pun akan kukejar kamu
meski ke ujung dunia
sampai kapan aku akan menunggu
meski sampai kamu mati

mati kamu ooh mati kamu bila
‘ku tak dapatkan kamu
ooh mati kamu ooh mati kamu bila
‘ku tak dapat hartamu

“kamu adalah bulan dan aku matahari”
“akan selalu ada di dalam hidup ini”

DEWA 19 – MATI AKU MATI //dengan sedikit modifikasi//

Pernahkan Saudara-saudara memimpikan dunia yang penuh kedamaian? Sebuah dunia dimana tak secuil amarah pun yang terbakar? Bersabarlah. Bersabarlah, Saudara. Niscaya orang yang sabar akan cepat menikah. //Halah//

TAK PERNAH aku impikan betapa beratnya melunturkan baumu
lama sudah kumenunggu seutas harapan hilang baumu

tak pernah aku impikan betapa beratnya melunturkan baumu
lama sudah kumenunggu seutas harapan hilang baumu

takkan kutemui penghilang ‘tuk baumu
takkan kudapatkan obat ketek ini

kubayangkan bila engkau datang
baumu pasti pusingkan aku
kukerahkan seluruh parfumku
menjadi penghilang baumu
oooh…oooh…

ARI LASSO – PENJAGA HATI //dengan sedikit modifikasi//

Saudara-saudara pendengar RADIO CEMANGAT yang budiman, pernahkah terpikir bahwa pelukan itu adalah obat penenang yang mujarab? Di saat istri/suami Anda gelisah, peluklah. Niscaya ia akan lebih tenang hatinya. Di kala anak kecil Anda rewel tanpa Anda tahu penyebabnya, peluklah. Niscaya pelukan akan mampu mendamaikannya. Percayalah. Percayalah apa yang dikatakan FARIJS MANIJS.

Lalu, pernahkah Saudara memeluk ibunda Anda sendiri?

Nah, untuk menemani malam Anda yang gemilang, akan FARIJS putarkan sebuah lagu dari Esteh Duagelas yang berjudul “Lapar Terakhir” berikut ini. Check it out, yo!

TAK PERNAH terpikir olehku
tak sedikit pun kubayangkan
kau akan pergi tinggalkanku sendiri

begitu sulit kubayangkan
begitu lapar kurasakan
kau telah pergi tinggalkanku sendiri

di atas meja makan kini
kau tak sisakan
nasi-lauk-sayur, begitu kejam
sungguhku tak sanggup
ini terjadi, kar’na ‘ku sangat lapar

inilah saat terakhirku melihat kamu
jatuh air mataku menahan lapar
hanya mampu ucapkan
engkau sungguh kejam

satu jam saja kautelah bisa
habiskan nasi, lauk, sayur di mejaku
namun bagiku menahan lapar
butuh tenaga seumur hidup

satu jam saja kautelah bisa
habiskan nasi di dapurku
namun bagiku menahan lapar
butuh waktuku seumur hidup

mati aku…

ST 12 – SAAT TERAKHIR //dengan sedikit modifikasi//

Anda berhak membahagiakan diri sendiri. Namun ingat, di atas hak Anda itu terdapat hak saudara-saudara Anda untuk berbahagia. Individualisme oke, egoisme jangan!

Bersedekahlah….

v(^_^)

Tergamang Jilid Dua

Hanya tak ingin sendiri
Kucoba kaitkan hatiku dengan hati-hati yang lain

Cuma ingin mengusir sepi…

Selamat malam, Saudara-saudara pendengar. Jumpa lagi dengan penyiar kesayangan Anda, FARIJS MANIJS. Assalâmu’alaykum warahmatullâhi wabarakâtuh!

Terima kasih kami ucapkan kepada Saudara pendengar sekalian atas kesetiaannya menyimak siaran radio kami, Radio ANDRAGOGI, Anda Gembira Kami Goyang Lagi! Masih di gelombang 100.20.2.2 FM, FARIJS MANIJS akan menghibur Anda sekalian dalam acara yang senantiasa kita tunggu-tunggu bersama: BANGBANGTUT, TEMBANG-TEMBANG PENGANTAR K*NTUT.

Nah, Saudara-saudara. Pernahkah Saudara merasakan kejenuhan menjalani serangkaian aktivitas sehari-hari? Saudara merasa bosan melakukan kegiatan yang itu-itu saja sepanjang hari? Jikalau iya, berarti Saudara terkena sindrom mustirilaksingus refresingitis. Sindrom ini memang tidak membahayakan nyawa, namun ia membahayakan jiwa, Saudara-saudara sekalian. Oleh sebab itu, bagi Anda yang terkena sindrom ini alangkah lebih baiknya jika terus menyimak lagu berikut ini. Berikut kami akan memutarkan sebuah tembang manis dari album barunya Ello bertajuk “Masih Ada”. Selamat mendengarkan….

hari-hari kulewati
lapar sendiri
tanpa sesaji

tapi tetap kunikmati
indahnya hari
tanpa sesuap nasi

aku ingin nikmati
sepiring nasi kambing kebuli
dan soto betawi

walau lapar sekali
tapi aku masih ada
masih ada cinta di hati

===

kadang aku merindukan
merindukan masakan
masakan wanita

ingin kucurahkan semua
nafsu makan di jiwa
yang t’lah lama kupendam

oh oh

aku ingin nikmati
sepiring nasi kambing kebuli
dan soto betawi

walau lapar sekali
tapi aku masih ada
masih ada cinta di hati

Ello – Masih Ada //dengan sedikit modifikasi//

Hwehe. Iseng. Nggak bisa tidur. Gara-gara nggak jadi pulang ke rumah. Padahal Ummiy sudah kangen sekali. Aku juga sudah rindu berat. Sudah lama juga nggak pulang, melihat rumah. Terakhir pulang sewaktu lebaran tahun lalu. Wah, sudah lama sekali rupanya. Sungguh, aku benar-benar ingin pulang. Ingin berjumpa lagi dengan adikecilucuku. Ingin berjumpa dengan seisi rumah, termasuk kucing-kucing adikku. Yah, semoga bulan ini aku bisa mengambil cuti. Yosh!

v(^_^)

Selamat menempuh libur panjang, Saudara-saudara! Semoga sekembalinya hari kerja nanti kita semua bisa tetap berkarya! Semoga berjaya!

===
Siaran radio yang lain:

Arjuna Mencarak Cinta

Dear Kirana,

Selamat pagi, my flower in the desert. Apa kabarmu hari ini? Semoga engkau senantiasa dalam keadaan terbaik-terbaik dan mendapatkan restoe boemi.

Kirana, kau adalah mistikus cinta bagiku. Kau laksana seorang dewi yang diberikan Tuhan untukku sebagai sebuah persembahan dari surga. Aku tak tahu apa jadinya aku tanpamu. Engkaulah separuh nafasku. Engkaulah bunga daisy-ku. Kamulah satu-satunya gadis yang mengisi satu hatiku yang kosong. Dan kau akan selalu ada di dalam sweetest place in my heart. I’m swear, Honey!

Ketahuilah Kirana, aku di sini untukmu. Aku milikmu. Dan aku tetaplah aku. Aku adalah manusia biasa yang mencoba menjadi selimut hatimu. Ketika malam ‘lah larut, sebelum kau terlelap dalam tidurmu, akulah yang akan membawakanmu 1000 bintang untuk menemanimu. Akulah yang akan menyanyikan lagu cinta pengiring tidurmu. Hingga tak hanya mimpi indah yang akan kau dapatkan. Di satu sisi kau juga akan mendapatkan cinta gila yang indah. Ini bukan nonsens, Kirana. Swear!

Tahukah kamu, Kirana? Saat ini aku sedang ingin bercinta denganmu. Aku ingin melepas kangen denganmu. Aku ingin mengungkapkan perasaanku tentang perasaanku kepadamu. Aku ingin membawakan sebuah kasidah cinta yang kubuat untukmu. Aku ingin…. Kirana, aku ingin melakukan segalanya untuk mendapatkan cintamu. Mahameru yang tinggi pun akan kudaki untukmu. Matahari bintang bulan pun akan kupetik dan kupersembahkan untukmu. (Jikalau Tuhan menghendaki.)

Oh, imagi cintamu membuat hidup ini indah, Kirana. Segala masalah kuhadapi dengan senyum karena kulihat bayang-bayang wajahmu di mataku selalu. Kau memang aspirasi putihku. Dan itu sudah bukan rahasia lagi, Kirana.

Hingga tiba-tiba orangtuamu menjodohkanmu dengan lelaki lain pilihan mereka. Lelaki bule yang pernah membuatku menjadi lelaki pencemburu karena mengucapkan “selamat ulang tahun” dengan cara yang tidak biasa kepadamu tempo hari itu. Sudah seperti orang Indonesia saja lagaknya dia waktu itu.

Meski kau telah meneriakkan “Cukup Siti Nurbaya!” kepada orangtuamu, namun aku tahu tabiat kedua orangtuamu yang keras itu. Mereka pasti takkan membiarkan cinta kita bersemi, Kirana.

Oh, Kirana. Aku merasa bagaikan menjadi seekor elang dengan sayap-sayap patah lalu tertiup angin yang berhembus dari selatan Jakarta. Terhempas jauh dan semakin jauh darimu.

Aku putuskan bahwa kita tidak sedang bercinta lagi, Kirana. Yah, sepertinya aku memang sudah terpengaruh oleh roman picisan cengeng yang kubeli sebulan yang lalu itu.

Atas nama cinta, aku rela melepaskanmu, Kirana. Akan kuformat masa depan hubungan kita berdua. Sebaiknya kau turuti saja keinginan orangtuamu. Semoga engkau bahagia menikah dengan si bule itu. Bahagiamu bahagiaku juga, Kirana.

Sejujurnya, berat rasanya kuutarakan hal ini kepadamu, Kirana. Dan sejujurnya pula, takkan pupus harapanku kepadamu. Aku ingin selalu menjadi juara sejati yang memenangkan hatimu. Still i’m sure we love again! Dan aku yakin bahwa cinta ‘kan membawamu kembali kepadaku. Someday.

Kirana, petuah bijak telah mengajarkan bahwa cinta adalah misteri dan hidup adalah perjuangan. Karena itu, Kirana, cintailah cinta. Bersabarlah, karena jalan kita masih panjang.

Janganlah bersedih, duhai sayangku Kirana. Hapuslah air matamu. Jangan pernah mencoba untuk bunuh diri, sayang. Yakinlah bahwa laskar cinta akan menyatukan kembali dua sejoli yang terpisahkan oleh keadaan ini. Berjanjilah Kirana, bahwa takkan ada cinta yang lain di hatimu. Satu lagi pintaku, Kirana: live on! Shine on wherever you are, Kirana!

NB.
Risalah hati ini hanya khusus kupersembahkan untukmu dengan perantaraan suara alam. Dan sebenarnya di akhir surat ini aku ingin menuliskan “kutunggu jandamu“, Kirana. Namun sayang, itu bukan judul lagunya Dewa 19 melainkan judul lagunya Irwansyah.

Pangeran Cintamu,

ttd

Arjuna

Rabu yang Menggebu

Selamat pagi, Assalâmu’alaykum Warahmatullâhi Wabarakâtuh! Saudara-saudara pendengar, jumpa lagi dengan penyiar kesayangan Anda, FARIJS MANIJS.

Kami masih akan tetap setia menemani Anda mempersiapkan hari, dengan tembang-tembang pilihan penyemangat pagi tentunya. Masih di gelombang 100.20.2.2 FM, Radio ANDRAGOGI, Anda Gembira Kami Goyang Lagi! Masih juga dalam acara kesayangan kita semua, BANGBANGTUT alias TEMBANG-TEMBANG PENGANTAR K*NTUT.

Pagi yang cerah, Saudara-saudara. Udara pagi ini pun terasa segar sekali. Nampaknya seharian ini Jakarta tidak akan hujan.

Bagaimana tidur Anda malam tadi, Saudara? Apakah nyenyak? Ataukah kurang tidur? Nah, untuk mengenang malam-malam Anda yang indah, berikut akan kami putarkan sebuah tembang manis dari Dewa 19. Stay tune….

aku ‘kan menjadi malam-malammu
‘kan menjadi mimpi-mimpimu
dan selimuti hatimu … yang beku

aku ‘kan menjadi bintang-bintangmu
‘kan s’lalu menyinarimu
dan menghapus rasa rindumu … yang pilu

aku bisa
untuk menjadi apa yang kauminta
untuk menjadi apa yang kauimpikan
tapi ‘ku tak bisa menjadi BABUMU

aku ‘kan menjadi embun pagimu
yang ‘kan menyejukkan jiwamu
dan ‘kan membasuh hatimu … yang layu

aku bisa
untuk menjadi apa yang kauminta
untuk menjadi apa yang kauimpikan
tapi ‘ku tak bisa menjadi BABUMU

tinggalkan sajalah BABUMU
beri s’dikit waktu
kepadaku, ‘tuk meyakinkanmu

aku ‘kan menjadi malam-malammu
‘kan menjadi mimpi-mimpimu
dan selimuti hatimu
selimuti hatimu
selimuti hatimu
selimuti hatimu

Dewa19 – Selimut Hati //dengan sedikit modifikasi//

Masih di acara BANGBANGTUT, TEMBANG-TEMBANG PENGANTAR KENTUT. Dengan FARIJS MANIJS, penyiar kesayangan Anda semua.

Saudara-saudara pendengar, sepertinya matahari sudah mulai beranjak naik. Ayo segera bergegas mempersiapkan segala sesuatu untuk di bawa ke tempat kerja. Jangan sampai ada sesuatu yang tertinggal.

Nah, untuk menemani Anda mempersiapkan diri, berikut kami putarkan sebuah tembang apik berikut ini. Selamat mendengarkan….

saat FARIJS lanjut usia
saat ragaku semakin tua
tetaplah kau stay tune di sini
menemani aku siaran

saat rambutku mulai rontok
yakinlah ‘ku tetap setia
temani harimu
hingga kau tertidur pulas

dengar suaraku saat tubuhmu terasa linu
kuhangatkan swasanamu saat dingin menyerangmu
kita lawan bersama dingin dan panas dunia
saat swara t’lah lemah kita saling menopang
hingga nanti di suatu pagi
salah satu dari kita mati
sampai jumpa di kehidupan yang lain

saat perutku mulai buncit
yakinlah ‘ku tetap terseksi
tetaplah kau s’lalu menanti
siaranku di malam hari

dengar suaraku saat tubuhmu terasa linu
kuhangatkan swasanamu saat dingin menyerangmu
kita lawan bersama dingin dan panas dunia
saat swara t’lah lemah kita saling menopang
hingga nanti di suatu pagi
salah satu dari kita mati
sampai jumpa di kehidupan yang lain

sampai jumpa … di akhirat abadi

Sheila On 7 – Saat Aku Lanjut Usia //dengan sedikit modifikasi//

Masih di gelombang 100.20.2.2 FM, Radio ANDRAGOGI, Anda Gembira Kami Goyang Lagi! Saudara-saudara pendengar sekalian…

Burung perkutut makan nasi
Berebutan dengan burung cendrawasih
Acara BANGBANGTUT cukup sampai di sini
Sekian dan terima kasih

Ayo Saudara-saudara. Di pagi yang cerah ini mari kita kumpulkan semangat untuk sebuah Rabu yang menggebu! Wassalâmu’alaykum!

Tergamang

Aku cuma tak ingin sendiri
Ingin berkumpul dengan orang-orang saleh kekasih Ilahi

Assalâmu’alaykum! Selamat malam, Saudara-saudara. Jumpa lagi dengan penyiar kesayangan Anda, FARIJS MANIJS. Terima kasih Anda masih mendengarkan kami di gelombang 100.20.2.2 FM, Radio ANDRAGOGI, Anda Gembira Kami Goyang Lagi!

Selama beberapa waktu ke depan saya akan setia menemani Anda dalam acara kesayangan kita semua, WARBEH, Warta Berita Heboh. Untuk menghangatkan suasana pada malam yang dingin ini, sejenak mari kita simak tembang lawas dari Koes Plus berikut ini….

hidupku selalu sepi
menjerit dalam hatiku
kuhibur s’lalu diriku
bernyanyi sedih dan pilu

matahari ‘kan bersinar, sayang
mendung ‘kan tertiup angin
burung-burung ‘kan bernyanyi, sayang
menghibur hati yang sedih
hujan pun akan berhenti, sayang
malam pun akan berseri

bila senja telah tiba
hatiku tambah sengsara
tapi tetap ‘ku bernyanyi
walau malam telah sepi

matahari ‘kan bersinar, sayang
mendung ‘kan tertiup angin
burung-burung ‘kan bernyanyi, sayang
menghibur hati yang sedih
hujan pun akan berhenti, sayang
malam pun akan berseri

Koes Plus – Hidup yang Sepi

“Hidup yang Sepi,” kira-kira itulah tema yang ingin diutarakan oleh grup musik legendaris tanah air ini. Mengisahkan seseorang yang selalu tergamang, dirundung sepi. Maka ia mencoba menghibur dirinya sendiri dengan bernyanyi. “Ayo bergembiralah,” hibur dirinya. Matahari akan bersinar dan mendung akan sirna. Hujan akan reda dan malam pun akan cerah.

Nah, Saudara-saudara pendengar sekalian. Bergembiralah malam hari ini. Bersemangatlah, karena FARIJS MANIJS akan senantiasa menemani Anda yang sedang terkubur dalam sepi; menghibur hati-hati yang sedang dirundung duka. Ayo tersenyumlah, Saudara-saudara. Niscaya nyenyat ‘kan sirna, tergantikan oleh keceriaan jiwa.

Berita heboh pertama pada malam ini, Saudara-saudara, masih ada kaitannya dengan tergamang //ter.ga.mang v atau merasa kesunyian (lengang)//. Dilaporkan sekitar satu jam yang lalu ada seseorang yang hampir meregang nyawa lantaran sengaja menjatuhkan dirinya sendiri dari atas dipan. Dari reportase yang dilaporkan oleh koresponden kami seseorang tersebut berjenis kelamin pria; sudah tak tahan terus menerus didera rasa kesepian. Nampaknya ia terprovokasi oleh lirik lagu yang baru saja ia dengarkan. Nah, Saudara-saudara ingin mendengarkan kira-kira lagu seperti apa yang memprovokasi sang pria tadi? FARIJS MANIJS dengan senang hati akan memutarkannya untuk Anda sekalian. Check this out! Lanjutkan membaca “Tergamang”

Ayo Goyang Duyu…

Project POP – Goyang Duyu

acak acak (8x)

jika hatimu terluka karena sesuatu
jika kamu cari cara ‘tuk obati dirimu
marilah kawanku marilah bersamaku
biarkanlah laguku coba menghibur dirimu

cobalah dicoba
namanya goyang acak
goyang paling kocak
dan bisa bikin ngakak
plis jangan ditolak
ikutlah bergerak
tunggu musiknya
tunggu musiknya

ayo goyang duyu
bebaskanlah hatimu
ayo goyang duyu
simpan saja gengsimu

asyik asyik
angkat jempolnya asyik
asyik asyik
angkat jempolnya asyik

acak acak (4x)

jika hatimu terluka dan membuatmu lesu
jika kamu cari cara ‘tuk obati dirimu
marilah kawanku bangkitkan semangatmu
biarkanlah laguku coba menghibur dirimu

lupakan sedihmu, sakit hatimu
jangan siksa dirimu, tersenyumlah
hapuslah sesalmu, air matamu
hiburkan hatimu, goyang bersamaku

ayo goyang duyu
bebaskanlah hatimu
ayo goyang duyu
simpan saja gengsimu

ayo goyang duyu
uuuu.. uu..
ayo goyang duyu
uuuu.. uu..

baik tua dan yang muda
laki-laki perempuan
ayo semua janganlah ditahan

ayo goyang duyu
bebaskanlah hatimu
ayo goyang duyu
simpan saja gengsimu

ayo goyang duyu
uuuu.. uu..
ayo goyang duyu
uuuu.. uu..

asyik asyik
angkat jempolnya asyik
asyik asyik
angkat jempolnya asyik
asyik asyik
angkat jempolnya asyik
asyik…

Hwehe. Satu lagi lagu superkocak yang bikinngakak-dan-semangatmemuncak dari Project Pop. Empat jempol untuk kreativitas mereka!
v(^ ^)v

Di saat-saat terakhir menjelang pergantian tahun… Di saat-saat kesibukan merabung… Di saat-saat hari kerja untuk tahun ini tinggal tiga lagi… Di saat-saat tekanan dunia kerja semakin menjadi-jadi… Ayo goyaaaang duyuuu…! Hwahaha. Lagu inilah penghiburku. Lagu inilah penyemangatku.

Kadangkala karena terlalu lama berkutat di depan komputer seharian kita memang butuh bergoyang. Kadangkala karena terlalu sering mondar-mandir dari ruangan kantor yang satu ke ruangan yang lain kita sejenak harus bergoyang. Kadangkala karena terlalu pusing memikirkan pekerjaan yang diperintahkan si bos kita perlu sedikit bergoyang.

jika kerjaan menumpuk dan membuatmu lesu
jika kamu cari cara ‘tuk kuatkan dirimu
marilah kawanku bangkitkan semangatmu
biarkanlah laguku coba menghibur dirimu

lupakan kerjamu, juga bos-bosmu
jangan siksa dirimu, tersenyumlah
tundalah dulu, rehatlah dulu
hiburkan hatimu, goyang bersamaku

ayo goyang duyu
lupakanlah bos-bosmu
ayo goyang duyu
buang saja kerjamu

ayo goyang duyu
uuuu.. uu..
ayo goyang duyu
uuuu.. uu..

v(^_^)