Merdeka!

Akhirnya… Setelah sekian tahun, akhirnya Ramadhan kembali dipertemukan dengan si Agustus. Semoga mereka berdua berjodoh.

Dirgahayu Republik Indonesia (65 tahun Indonesia Merdeka)

Dirgahayu Republik Indonesia!

Selamat ulang tahun yang ke-65, Ibu Pertiwi. Minta traktiran, dong!

Selamat Berpuasa

Satu Ramadan, Empatbelas Tigapuluh. Puasa wajib perdana dimulai. Alhamdulillâh, kita semua masih diberikan paru-paru sehat untuk mengolah napas. Alhamdulillâh, sahur perdana telah pun dilaksanakan.

Kini saatnya kita melatih kesabaran. Berlatih, berlatih, kembali berlatih. Tiada jemu kita berlatih. Semua demi satu tujuan: menjadi manusia yang lebih baik dari masa ke masa.

mangan kupat
sayur santen
menawi lepat
nyuwun ‘ngapunten

Farijsvanjava mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan. Semoga lancar, penuh barakah. Amin.

Karena puasalah yang membuat hidup kita lebih hidup!

Sungguhpun Jakarta Panas, Namun Demikian…

//Halah, judul yang aneh….//

Jakarta is extremely hot today! Hot! Hot markohot! Apalagi akhir pekan kemarin. Sungguh terasa puanasnya. Membuat balok-balok es keimanan pun nyaris meleleh. Buhuhu….

Farijs punya cerita. Farijs punya curhatan. Ialah begini, Saudara-saudara. //Halah, apa pula ini?//

Sepertinya tingkatan puasaku tahun ini balik kembali kepada tingkatan puasa beberapa tahun silam ketika aku masih kanak-kanak. Ya, tingkatan puasa anak-anak yang masih hanya menahan lapar dan dahaga. Sebuah kemunduran besar mengingat lamanya pengamalan dan pengalamanku dalam hal berpuasa. Sungguh tragis, Saudara-saudara. Hampir aku tak bisa menahan diri tatkala kutengok para penjaja makanan di tepi jalan. Hampir tak bisa kutahan ludah ini tertelan ketika kulihat iklan minuman segar di tivi. Hampir. Hampir hilang kesadaranku. Hampir kubuka botol minuman di kulkas itu. Nyaris…!

T-T

Dibalik kemunduran itu, ternyata Allâh tampakkan pula kemajuan-kemajuan pada diriku. Dalam puasaku, semangatku semakin meningkat. Gairah kerjaku meninggi. Amarahku semakin bisa terkendali. Suaraku semakin dapat kutahan untuk hanya keluar saat dibutuhkan //tapi sepertinya masih perlu banyak belajar untuk urusan yang satu ini//. Hasratku untuk berbuat kejahilan semakin berkurang. Alhamdulillâh…. Semoga kemajuan-kemajuan ini dapat terus kupertahankan dan kutingkatkan, Yâ Allâh!

Tapi aku tak habis pikir, Saudara-saudara. Entah mengapa, seiring dengan semakin bertumbuh dan berkembangnya badanku //berkembang aja, kaleee…secara tumbuh itu ke atas, bukan ke samping…// hasrat kebinatanganku semakin besar. Hasrat ngemil, hasrat ngunyah, hasrat memamah biak, hasrat minumku semakin bertambah. Apakah ini efek samping dari memelihara seonggok lemak? Adakah cara-cara untuk mengatasinya, Saudara-saudara?

Sungguhpun Jakarta panas, namun demikian puasa harus tetap jalan.

Semangat!

(^_^)v

Mari Raih Manfaat Puasa

Menindaklanjuti postingan sebelumnya

Begini, Saudara-saudara. Mengapa manusia perlu berpuasa? Karena manusia adalah makhluk bumi dan makhluk bumi berpuasa. Misalnya:

  • Pohon berpuasa dengan menggugurkan daun
  • Rumput dan biji berhenti tumbuh (dorman)
  • Beruang berpuasa (hibernasi) selama musim dingin
  • Kelelawar, tikus, landak, woodchuck, katak, kadal air, kadal, ular, siput, lalat, tawon, lebah, serangga, beruang, buaya, juga berpuasa di musim dingin
  • Buaya berpuasa (aestivasi) selama musim panas
  • Ular, aardvark, lemur, serangga, bekicot, katak, lungfish, kepiting, siput, capung, juga berpuasa di musim panas
  • Ikan Paus dan burung berpuasa saat bermigrasi ke tempat yang jauh
  • Ikan salmon, penguin, angsa, sea bull, anjing laut, singa laut, ulat bulu, berpuasa di saat musim kawin
  • Dalam metamorfosis, kupu-kupu berpuasa selama tahap kepompong
  • Laba-laba dan anak ayam berpuasa dimasa awal kelahirannya di dunia
  • Ular berpuasa setelah makan besar //sehingga badannya menjadi semakin besar//
  • Anjing berpuasa beberapa minggu ketika marah atau sedih ditinggal mati majikannya
  • Iguana berpuasa ratusan hari ketika tertangkap
  • Gajah dan anjing berpuasa ketika menderita luka dalam
  • Kuda, kucing, anjing, sapi, berpuasa ketika terserang penyakit, hingga mereka sembuh

Kemudian, untuk apa makhluk bumi berpuasa? Berikut ini kira-kira alasannya:

  • Melakukan efektifitas dan efisiensi kegiatan karena kelangkaan sumber makanan (pohon, beruang, buaya)
  • Berjihad menuju tempat yang tersedia sumber makanan (ikan paus, burung)
  • Meningkatkan kualitas sperma dan sel telur untuk menghasilkan generasi yang sehat (penguin, salmon)
  • Fokus dan konsentrasi pada suatu jenis proses (kepompong)
  • Menyempurnakan proses adaptasi terhadap dunia baru (anak ayam, laba-laba)
  • Mencerna makanan secara sehat (ular)
  • Mengendalikan emosi (anjing)
  • Protes untuk hidup layak (iguana)
  • Menyembuhkan penyakit (gajah, kucing, sapi)

Dan lalu, bagaimana puasa dapat memberi manfaat ini? Jawabannya adalah karena setiap makhluk hidup, termasuk manusia, dibekali program autolisis atau self digest, yaitu mendapatkan energi yang berasal dari dalam tubuhnya sendiri, melalui ‘pembakaran’sel-sel tubuh yang dikenali sebagai sumber makanan. Makhluk hidup akan berpuasa sesuai perintah “naluri”-nya, dan selama berpuasa program autolisis ini akan aktif.

Ketika autolisis ini aktif, ia akan mengambil database mengenai rancangan dasar (FITRAH) manusia. Secara keseluruhan ada sekitar 50 triliun sel yang menyusun tubuh manusia, yang terdiri dari sekitar 200 jenis sel. Nah, dengan berbekal data inilah kemudian apabila dijumpai sel-sel yang tidak terdapat dalam database //fitrah itu tadi// maka program autolisis akan mengubah asam amino dan laktat menjadi gula. Habislah seluruh sel-sel liar itu. Sesudah semuanya habis, target selanjutnya adalah timbunan lemak. Program autolisis kemudian membakar lemak-lemak menjadi ketone. Dengan demikian program autolisis ini rupanya menghilangkan sel-sel rusak, sel-sel mati, benjolan hingga tumor, dan timbunan lemak yang juga sering menjadi sarang zat-zat beracun.

Tak hanya itu, ketika berpuasa sistem pencernaan kita kan beristirahat. Dengan demikian hati kita tidak disibukkan oleh makanan hasil serapan dari usus. Oleh karena itu hati akan bekerja penuh menyaring racun-racun hasil autolisis tadi, yang kemudian racun-racun tersebut akan dibuang keluar tubuh. Lalu darah kita akan dipenuhi energi dan nutrisi yang sehat dan berkualitas tinggi //karena sudah tidak ada lagi racun-racun//. Menjamin penggantian sel mati, perbaikan sel rusak, dan pembentukan sel baru terjadi dengan kualitas prima. Tubuh kita segera memiliki sel-sel baru dengan kualitas fitrah, sehat, dan berfungsi baik.

Ketika kita berpuasa, energi yang dihemat dari istirahatnya sistem pencernaan tadi akan digunakan untuk aktivitas sistem kekebalan tubuh dan proses berpikir oleh otak. Dengan puasa, penyakit lebih mudah disembuhkan. Dengan puasa, kita lebih mudah dalam menerima pelajaran maupun saat berpikir. Begitu, Saudara-saudara.

Jadi, apa yang dapat kita simpulkan, Saudara-saudara? Yaitu bahwa manfaat Puasa bagi manusia di antaranya adalah:

  • Efektivitas pengelolaan energi;
  • Menghancurkan sel-sel yang tidak dibutuhkan;
  • Membuang endapan racun dalam tubuh;
  • Menyembuhkan penyakit;
  • Meningkatkan kemampuan belajar;
  • Kembali FITRAH.

(InsyâAllâh berlanjut)

Disarikan dari file presentasi karangan Pak Rajendra Kartawiria dari Quranic Quotient Centre (QCC)

Tulisan terkait:

Arti Puasa

ARTI PUASA

Apakah arti puasa?
Puasa tidak makan
Puasa tidak minum
Sejak subuh sampai maghrib

Apakah arti puasa?
Puasa menahan lapar
Puasa menahan haus
Dan menjaga perilaku

Allah sangat suka
Allah sangat senang
Bagi anak puasa
Diberi pahala
Ditempatkan Allah dalam surga

Hoho. Begitulah arti puasa kata si Tasya, penyanyi cilik yang sekarang sedang beranjak menjadi gadis remaja yang manis itu.

Sebenarnya apa itu arti puasa? Puasa adalah menahan diri untuk tidak makan, minum, dan melakukan hal-hal yang membatalkannya sedari subuh hingga maghrib. Ya, itu benar. Tapi apakah esensi dari berpuasa? Adakah saudara-saudara mengetahuinya? Atau lebih lanjut lagi, mengapa Allâh SWT menyuruh manusia untuk berpuasa?

Saudara-saudara mungkin perlu membaca ini. Sebuah file berisi penjelasan mengenai manfaat puasa Ramadhan, dilihat dari segi ilmiah. Lagi-lagi ini menurut Pak Rajendra Kartawiria dengan LSM virtualnya bernama Quranic Quotient Centre (QQC).

“Ramadhan Sudah Datang, Mari Raih Manfaat Puasa”. Pertanyaan-pertanyaan mengenai mengapa manusia perlu berpuasa, mengapa puasa dibatasi dari subuh sampai maghrib, mengapa manusia diwajibkan berpuasa satu bulan tiap tahun, mengapa harus di bulan Ramadhan, mengapa dilarang berhubungan seks ketika puasa, mengapa kita harus menahan emosi, dan sebagainya InsyâAllâh dijawab di sini.

Puasa menahan emosi
Bukanlah hanya untuk aksi
Tingkatkan diri penuh arti
Tak lupa rajin dalam mengaji!

Semangat!

===

Hoho. Maaf beribu maaf, Saudara-saudara. Berhubung kondisi koneksi internet di sini sedang tidak bagus //dengar: superlelet// maka file yang dimaksud tidak dapat Farijs unggah di sini. InsyâAllâh mulai besok akan aku paparkan saja di sini. Begitu saja kiranya. Terima kasih. Harap maklum.

(^_^)v

Adalah… (Kisah Hari-hari Ramadhan)

Adalah sebuah cara yang cukup mengasyikkan tatkala kita mengawali hari dengan bangun di pagi buta. Saat kita membuka kedua kelopak mata, saat itu pula lafadz Hamdalah terucap dari mulut kita. Kemudian kita menyapa sang pagi buta dengan wajah, tangan, kepala, kaki, dan juga hati yang sudah terbasuh bersih oleh sejuknya air pagi. Sujud demi sujud yang kita lakukan kemudian ditutup dengan linangan air mata pertaubatan. Hati semakin bersih dengan basuhan air mata di pagi buta yang indah ini.

Adalah sebuah cara yang sungguh memeriahkan hati jikalau kemudian kita menilik sejenak apa yang dilakukan masyarakat kita. Mengantre di warteg, kita saksikan mereka tampak bercakap-cakap dengan serunya. Kita perdengarkan beragam topik yang mereka bahas. Mulai dari sepak bola, gosip artis, partai politik, hingga permasalahan seputar puasa. Kita pun ikut terbawa suasana. Damai kita dirasa.

Adalah sebuah cara yang memang mengenakkan untuk bersantap sahur tatkala kita berucap Basmalah terlebih dulu. Bersyukur akan karunia Allâh SWT atas makanan yang terhidang bisa menjadi tambahan bumbu paling menyedapkan. Selagi menunggu datangnya waktu subuh, membaca Quran dengan tartil semakin mengenyangkan rohani kita.

Adalah sebuah cara yang teramat menyenangkan dalam menyambut sang fajar tatkala kita menjawab seruan adzan subuh. Setiap langkah kaki kita menuju masjid disertai dengan tasbih yang menghangatkan badan di subuh yang dingin ini. Setiap sujud yang kita lakukan adalah bukti ketaqwaan kita kepada Sang Penguasa Subuh. Salam kita kepada para jamaah merupakan wujud rasa cinta kita kepada-Nya.

PAGI YANG CERAH
by SNADA (liriknasyid.com)

Dengarlah
Kicau burung-burung bernyanyi
Menyambut mentari pagi
Indah dan berseri

Sebagai tanda
Puji pada Yangkuasa
Atas nikmat alam raya
Untuk kita semua

Syukurku
Penuh pasrah kupanjatkan
Doa penuh kuhaturkan
Hanya kepada-Mu Tuhan

Yâ Ilâhiy Rabbiy
Tuntun dan bimbinglah kami
Agar dapat menikmati
Indah alam ini

===

Sambutlah
Bulan yang suci mulia
Ramadhan yang penuh makna
Dalam hidup kita

Bulan suci
Ramadhan yang penuh arti
Kita bersama diuji
Membersihkan diri

Syukurku
Penuh pasrah kupanjatkan
Doa penuh kuhaturkan
Hanya kepada-Mu Tuhan

Yâ Ilâhiy Rabbiy
Terimalah amal kami
Pada bulan suci ini
‘Tuk kembali fitri

Dengarlah
Kicau burung bernyanyi
Menyambut sang mentari pagi
Menambah indahnya hari ini

Syukurku
Penuh pasrah kupanjatkan
Doa penuh kuhaturkan
Hanya kepada-Mu Tuhan

Yâ Ilâhiy Rabbiy
Tuntun dan bimbinglah kami
Agar dapat menikmati
Bulan suci ini

Adalah sebuah cara yang cukup mengasyikkan dalam mengawali pagi tatkala kita tersenyum riang menyapa sang mentari. Setiap derap langkah kaki kita merupakan pengejawantahan dari rasa syukur kita menjalani hidup. Dalam sanubari kita tersimpan semangat yang menyala-nyala dan tekad jihâd fî sabîlillâh yang tinggi. Allâhu Akbar!

p(^ ^)q

Masjid di Kala Ramadhan

Kran Air
Kran Air Tempat Wudhu @ Masjid Baitut Taqdis - Kompleks Pusdiklat BC

MASJID DI KALA RAMADAN

Masjid di awal bulan Ramadan
Tumpah-ruah dengan manusia yang butuh peningkatan iman
Masjid di awal bulan Ramadan
Ajang fashion show dan pameran

Masjid di tengah bulan Ramadan
Tempat berkumpul dan mengadakan pengajian
Masjid di tengah bulan Ramadan
Menjadi saksi atas orang-orang yang benar-benar beriman

Masjid di akhir bulan Ramadan
Kembali lengang seperti kebiasaan

Hari kedua Ramadhan Empat Belas Dua Puluh Sembilan. Di luar kepanasan, di dalam kedinginan. Alhamdulillâh, aku tidak kelaparan. Hwehe.

Ingin membicarakan kebiasaan masyarakat kita dalam hal be-Ramadhan dan bermasjid, nih. Tapi mungkin saudara-saudara sudah tahu semua. Bukan begitu? //Bukaaaaaan.//

Fenomena apakah yang sedang hot belakangan ini? Ialah fenomena membanjirnya manusia-manusia di masjid. Khususnya ketika waktu Isyâ’ tiba, orang-orang sudah berada di masjid. Tarawih berjamaah menjadi rutinitas di awal bulan Ramadhan ini. Bagus. Bagus sekali. Tapi sebentar, kita tengok mall, swalayan, dan supermarket. Oh, ternyata manusia-manusia itu masih membanjiri pusat-pusat perbelanjaan tersebut. Ya, tapi setidaknya sudah banyak orang-orang yang kadar keimanannya meningkat. Tapi, tunggu dulu, saudara. Akankah orang-orang yang mulai membanjiri masjid ini akan tetap bertahan hingga Ramadhan berakhir kelak?

Sambut Ramadhan 1429: Mohon Maaf Lahir Batin

MARHABAN YA RAMADHAN!

Maka daripada itu, untuk membentuk suatu kemaslahatan bersama, dengan demikian Farijs van Java memohon maaf kepada hadirin-hadirat saudara-saudara sekalian, terutama para pengurus dan anggota Farijs van Java Fans Club, apabila ada perkataan-perkataan atau pun sikap dari Farijs van Java yang bertentangan dengan nurani saudara-saudara sekalian. //Halah, belibet banget ngomongnya.//

Intinya, aku mengakui kekhilafan, kekurangan, dan kealpaan diriku. Lurus hatiku mengaku khilaf padamu, saudara-saudara. Mohon maaf. //Dimaapin, pan?//

Maaf juga, akhir-akhir ini tidak sempat berkeluyuran //halah, bahasanya…// di dunianya “Mbak Maya”. Sedang sibuk berat, euy. Pas memposting tulisan ini saja nyuri-nyuri kesempatan. Hwehe. Yah, maklumlah. Jadi banyak agenda yang urung atau tidak sempat dilaksanakan nih, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Antara lain: membersihkan kamar //yang sekarang sudah mirip gudang//, membaca berbagai macam referensi mengenai puasa. Oh ya, hampir lupa. Harus membeli PC baru. Agar kegiatan selama berpuasa Ramadhan tidak terganggu. Agar sahur bisa bangun tepat waktu. Agar segala kegiatan selama Ramadhan terdokumentasi dengan baik. Agar pribadiku menjadi lebih baik. Agar…. //Halah, agar agar mulu! Inget noh, dah mo puasa. Jangan mulu-mulu ngomongin makanan!//

Selamat datang wahai bulan penuh kemuliaan!

OK, saudara-saudara. Mau melanjutkan sibuk-sibuknya dulu. Cukup sekian dan terima kasih.

Wassalam.

Lelah Sekali Lagi, Lagi-lagi Lelah Sekali, Sekali Lagi Lelah

Malam ini kurasakan keletihan yang teramat sangat. Pinggang ini terasa seperti baut yang dicengkeram kencang oleh tang. Kedua kaki ini seakan mesin yang sudah aus, susah digerakkan. Dan lengan ini, ikut-ikutan susah ditekuk-luruskan. Hanya jemari ini yang masih semangat menggencet keypad ponsel, merangkai huruf demi huruf postingan ini.

Heh…. Badan pegal-pegal, pikiran letih. Batin ini lesu, gairah menurun. Setelah “Sibuk Sekali Lagi” pekan lalu, pekan ini aku akan semakin sibuk. Bertumpuk pekerjaan, bertumpuk permasalahan, bertumpuk pula keinginan.

Persiapan menjelang Ramadhan agaknya semakin terteter. Buku tentang Ramadhanku belum kusentuh sama sekali. Sementara file tentang Ramadhan belum sempat kupelajari. InsyaAllah kuposting di sini agar saudara-saudara sekalian bisa turut membaca dan turut mengerti.

Tadi seharian di Ancol. Berkumpul lagi dengan anak-anak The Penampakanz. Seperti biasanya, lagi-lagi aku over-ontime. Setengah jam datang lebih awal, sementara kami semua baru masuk ke Pantai Ancol dua jam setelah lewat waktu yang dijanjikan. Banyak yang tidak bisa atau tidak jadi datang. Namun, Alhamdulillah, cukup menyenangkan. Sedikit menghiburku di kala jenuhku akan rutinitas kesibukanku. Oya, di Ancol aku bertemu pula dengan seorang kawan lama, teman SMA dulu. Seperti sudah diduga, dia shock melihat perubahan pada tubuhku. Terlalu banyak perubahan. Terlalu banyak lemak tumbuh dan berkembang di bawah kulitku.

Esok hari tibalah kembali masa harus kujelang hari-hari sibukku. Doakan aku saudara-saudara, semoga aku bisa melewatinya dengan baik dan semoga Allah SWT melimpahkan barakahnya untuk kita semua. Semoga esok kelelahan ini sirna. Sudah kuminum jamu beras kencur yang mak nyus itu. Jadi InsyaAllah besok pagi aku ‘kan bugar kembali….

(^_^)v

Semangat!