Berita Hari Ini

Hujan tampaknya kembali akan menyambangi memetuki menghadiri acara jamuan makan malam di sini, Saudara. Tepat nanti malam adalah malam Jumat Kamis, merupakan awal Tahun Baru 1434 Hijriah. Malam ini pula berbarengan dengan malam Satu Sura (Suro), menandai bergantinya tarikh penanggalan Jawa (dari tahun 1945 menuju 1946). Dengan demikian hari ini sampai senja nanti adalah akhir tahun. Maka perlulah kita untuk mengucapkan doa penutup tahun.

Hari ini aku memperoleh beberapa informasi penting di samping mengetahui kenyataan pahit bahwa kebohongan masih merajalela di atas bumi. Orang Jepang, Saudara, telah berhasil mewujudkan khayalanku beberapa tahun lalu dengan menciptakan ‘celana dalam penghilang bau kentut’. Bahkan tidak ada benda ajaib ini di kantongnya Doraemon!

Celana Dalam Penghilang Bau Kentut
Celana Dalam Penghilang Bau Kentut (tangkapan layar pada hariandetik.com)

Mari kita kembali ke musim kemarau delapan tahun lalu, Saudara. Pada saat itu aku sedang terbaring sakit ketika tiba-tiba saja menyadari bahwa kentutku sangatlah bau sehingga membuatku berharap Doraemon memiliki celana ajaib penghilang bau kentut. Dengan terciptanya celana dalam penghilang bau kentut tersebut di atas maka pengharapanku pada saat musim kemarau delapan tahun lalu itu tinggallah satu untuk diwujudkan, yaitu celana ajaib pengecil suara kentut! 😀 Lanjutkan membaca “Berita Hari Ini”

Happy New Year! Welcome New Spirit!

MALAM SATU SURO

Malam yang gelap dan sunyi-senyap. Hanya suara jangkrik yang menjadi musik pengalun. Nun jauh di sana terdengar suara burung malam yang menambah suasana kian mencekam di tengah pekatnya malam.

Sekelebat bayangan putih melintas cepat di antara pepohonan, bak kilat menyambar di hujan badai. Bau anyir dan busuk keluar dari tubuhnya. Sungguh menjijikan! Bau busuk itu berasal dari bisul nanah di wajahnya yang sebagian pecah. Bahkan separuh wajahnya pun sudah dihuni ribuan belatung yang terus menggerogoti.

Auuuu! Auuuu! Auuuu…! Dengan suara yang menggelegar ia menjerit memanggil para arwah gentayangan. Sejurus kemudian tampak beberapa bayangan hitam bermunculan dan berkumpul bersama makhluk itu. Mereka adalah para setan marakayangan dan ruh penasaran yang siap mencari tumbal di malam satu suro.

(Dari masmawan.blogspot.com dengan sedikit modifikasi.)

Hi…hihihihi…! Terdengar ringikan menyeramkan datang dari tengah-tengah mereka. Rupanya Sundel Bolong pun termasuk dalam rombongan. Ia siap menuntut balas atas perbuatan bejat para laki-laki yang tega menodai dan membunuhnya. Bertahun-tahun lamanya ia memendam dendam kesumat yang membara.

Tak ketinggalan Kuntilanak mengeluarkan tawa melengking yang dapat membuat bulu kuduk berdiri dan badan merinding. Ada pula Pocong, Suster Ngesot, Suster N, Genderuwo, Tuyul, Hantu Casablanca, dan Nyi Blorong turut serta dalam rombongan. Hadir di situ pula Sadako, Dracula, dan Vampir Cina. Adapun Setan Kredit tidak berpartisipasi karena sedang menagih kredit-kredit panci keliling kampung.

Rupa-rupa penampakan para hantu itu sungguh seram lagi menakutkan. Namun sejatinya mereka mirip gerombolan anak-anak saat malam Halloween yang “hinggap” dari rumah yang satu ke rumah yang lain untuk sekadar mengatakan “trick or treat?”. Secara bergerombol mereka menuruni gunung, keluar dari hutan. Bersama-sama mereka akan menakut-takuti orang-orang yang tidak mengaji di malam satu suro.

Hwahaha!

Saudara-saudara, kini telah tiba tahun baru. Mari kita buka lembaran baru. Rajutlah rencana-rencana baru. Jalanilah hari-hari mendatang dengan semangat baru. Dan mulai sekarang, jadilah seorang pembaru! Hidup baju baru! Hwehe….

v(^_^)

Tahukah kalian, Saudara-saudara? Mengawali tahun yang baru ini hendaknya dimulai dengan membaca Basmalâh. Berikutnya berdoa. Selanjutnya mengevaluasi segala yang telah kita lakukan selama satu tahun ini. Banyakkah dosa yang telah kita perbuat? Pasti. Kurangkah amal kebaikan yang telah kita lakukan? Tentu. Sudahkah maksimal usaha kita dalam memperbaiki diri? Absolutely, belum.

Kuceritakan kepada kalian, Saudara-saudara. Setahun ini rencana-rencanaku banyak yang tidak terealisasi. Kacau-balau. Gagal total. Alasannya? Mungkin aku kurang usaha. Mungkin aku kurang bertekad. Mungkin pula aku kurang bertawakal. Atau mungkin rencanaku itu memang seharusnya belum saatnya. Malam ini aku ingin mencoba mengevaluasi apa saja kegagalan rencanaku berikut penyebabnya, termasuk juga sejauh mana rencana-rencanaku terlaksana, bagaimana hasilnya, efektifkah, dsb.

Selanjutnya, buatlah rencana-rencana untuk tahun mendatang. Bandingkan dengan perencanaan tahun lalu. Perhatikan juga hasil evaluasi tadi. Jangan lupa tujuan utama kita: Allâhu ghayatunâ! Allâh tujuan kita.

Sekarang aku akan lebih mematangkan segala rencanaku. Untuk karier, tahun ini rencana memperoleh sertifikasi keahlian. Untuk menikah, sepertinya aku tidak merencanakan tahun ini. Meski mungkin proses pelelangan umum pengadaan calon pendamping hidupnya bisa bermula di tahun ini.

Ingatlah Saudara-saudara, rencana itu harus terukur, memiliki produk. Rencana juga harus mempertimbangkan faktor realisasinya. Sekian dulu. Aku hendak melakukan evaluasi. Dan setelah itu kemungkinan akan tidur. Semoga para gerombolan “setan malam satu suro” tidak mampir ke kamarku. Hwehe. Semangat!

v(^_^)

===

Selamat tahun baru 1430! Semoga berjaya di tahun ini dan tahun-tahun mendatang!