Sedang Sial Karena Sinyal

Hari-hari belakangan ini kurang begitu “great” bagiku. Mentahlah. Mungkin karena aku kurang “great” juga jadi orang.

Tadinya aku ingin menceritakan bagaimana seminar di kantor hari ini. Bagaimana si Imam Prasodjo berdiskusi dengan kami mengenai transformasional birokrasi. Dan, hei, ternyata beliau orang yang hebat. Entah mungkin karena beliau seorang sosiolog makanya berjiwa sosial, tetapi beliau tampaknya tidak pernah sial. Tadi beliau telah membuktikan bahwa dirinya adalah seorang yang “great” dengan melakukan tindak-tindak sosial, seperti menolong orang yang akan menolong orang-orang, dan sebagainya.

Berbicara mengenai “great”, sepertinya hari ini aku telah menyantap makanan dengan porsi yang cukup “great”. Dan, hei, berbicara mengenai sial, sepertinya aku sedang mengalami kesialan karena (lagi-lagi) perkara kehilangan sinyal.

Sekian.

Hujan Sinyal

Makin ngilang aja nih sinyal. Payah banget, dah.

Makin ujan, makin goyah aja sinyalnya. Masak kek anak-anak ayam yang bercerai berai pas tiba-tiba kena ujan, sik? Pengen mosting sesuatu yang menarik, jadilah kagak mood lagi. Udah hawanya dingin, eh bikin es mosi. Bikin wedang ronde, kek. Apa sekuteng, gitu.

Ah, ya udahlah. Maap ye Sodare-sodare, malem ini ane mare-mare. Agak susah nik keknya beberapa waktu ke depan buat ngeliat purnama. Bakalan sering mendung. Mending tiduran selimutan, sambil nonton film Detective Conan. Kan begitu?

Sinyal Membikin Siyal (SMS)

Kemarin adalah hari Selasa yang tidak biasa.

Setibanya di kantor pagi-pagi sekali Kak Ria, ponselku tercinta, \yang meski telah beberapa kali kuinjak, kutindih, dan kubanting secara tidak sengaja tetapi tidak kena suatu apa pun,\ tidaklah memperoleh sinyal barang sebatang pun. Indikator sinyal di layar menandakan bahwa Kak Ria tidak mendapatkan suatu layanan dari operator langgananku, sebut saja Ime.

Kukira ini hanyalah bersifat sementara. Namun sampai siang, bahkan ketika aku sudah menyelesaikan sarapan dan hendak makan siang, tidak ada satu batang pun muncul dari indikator sinyal tersebut.

Kucobalah cara paling klasik untuk mengatasi segala masalah yang timbul pada peralatan elektronik, yaitu digetok-getok. Usaha tersebut sia-sia belaka. Padahal cara ini sungguhlah mujarab untuk menyembuhkan berbagai masalah yang menimpa Nukiyem \ponsel saya yang lama\ dulu. Lanjutkan membaca “Sinyal Membikin Siyal (SMS)”